Fitbit Air Google: Wearable Tanpa Layar, Rp 1,6 Juta
Gambar atau konten salah?
Fitbit Air adalah wearable terbaru yang dikembangkan oleh Google, dirilis dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan pesaingnya Whoop. Perangkat ini dapat dipesan mulai sekarang dengan harga USD 99,99 atau sekitar Rp 1,6 juta. Selain itu, pembelian ini otomatis menyertakan langganan Google Health Premium selama tiga bulan.
Google juga meluncurkan Fitbit Air Special Edition yang diproduksi bersamaan dengan bintang NBA Stephen Curry. Edisi khusus ini dijual dengan harga USD 129,99 (sekitar Rp 2,3 juta) dan mulai tersedia pada 26 Mei 2026. Koleksi ini menambah nilai bagi para penggemar olahraga dan penggemar Curry.
Konsep Fitbit Air mengusung desain minimalis tanpa layar, mirip dengan Whoop. Google menyatakan bahwa pendekatan ini bertujuan agar pengguna dapat tetap fokus pada kesehatan tanpa terganggu notifikasi seperti pada smartwatch biasa. Meski tidak menampilkan layar, perangkat ini dilengkapi dengan sensor canggih: pemantauan detak jantung, SpO2, suhu tubuh, kualitas tidur, tingkat stres, dan aktivitas olahraga harian.
Semua data yang dikumpulkan akan dianalisis melalui aplikasi Google Health, yang kini menjadi pusat ekosistem kesehatan Google. Aplikasi ini telah berganti nama dari Fitbit, menampilkan tampilan baru dan integrasi AI yang lebih mendalam. Google Fit akan dihentikan dan digabung ke Google Health secara bertahap tahun ini.
Salah satu fitur unggulan baru adalah Google Health Coach, asisten kesehatan berbasis AI Gemini. Coach ini dapat memberikan rekomendasi olahraga, tidur, nutrisi, dan pemulihan secara personal. Saran yang diberikan disesuaikan dengan kondisi tubuh, pola aktivitas, dan perubahan rutinitas pengguna.
Aplikasi Google Health juga telah dirancang ulang dengan empat tab utama yang lebih intuitif, insight kesehatan lebih detail, serta integrasi dengan Apple Health dan Health Connect. Selain itu, aplikasi ini dapat membaca data medis pengguna, menambah nilai bagi pengguna yang memerlukan monitoring kesehatan lebih mendalam.
Google menegaskan bahwa data kesehatan yang dikumpulkan oleh Fitbit Air tidak akan digunakan untuk iklan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen privasi setelah akuisisi Fitbit oleh Google beberapa tahun lalu.
Perangkat ini diklaim memiliki daya tahan baterai hingga satu minggu dalam sekali pengisian. Untuk menyesuaikan gaya dan aktivitas, Google menawarkan tiga pilihan replacement band, dengan harga mulai USD 34,99 (sekitar Rp 600 ribuan).
Dengan harga lebih murah dibanding Whoop, desain ringan tanpa layar, dan dukungan AI kesehatan terbaru Google, Fitbit Air berpotensi menjadi wearable fitness paling menarik di tahun 2026. Perangkat ini menawarkan kombinasi antara performa, privasi, dan integrasi ekosistem yang kuat, menjadikannya pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan kesehatan tanpa tekanan notifikasi berlebih.
Secara keseluruhan, peluncuran Fitbit Air menandai langkah strategis Google dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan digital, sambil tetap menjaga privasi data pengguna. Dengan fitur AI yang terintegrasi, harga terjangkau, dan desain minimalis, perangkat ini menempatkan Google sebagai pemain utama dalam pasar wearable kesehatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Schneider Rilis Power Station Portabel, Solusi Listrik Saat Padam
Harga Ponsel Naik, Konsumen Kini Pilih yang Awet dan Terjamin Dukungannya
Harga Steam Machine Valve Tembus Rp 17,2 Juta, Setara PS5
Tecno Luncurkan Camon Slim, Ponsel Tipis 6,39mm dengan 354 LED
CMF Batal Rilis Ponsel Baru Tahun Ini, Harga RAM Melonjak
Berita Terbaru
Yamaha Fazzio Hybrid: Dari Kanvas Kreatif hingga Motor Fungsional
Rektor ITB Usulkan Mahasiswa Tahu Nilai UTBK Dulu Sebelum Daftar Kampus
Toyota Fortuner Pelat Merah Dilelang, Pajak Cuma Rp 1,8 Juta
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
