GAC & AION Tampilkan 5 Mobil Baru di Beijing Auto Show 2026
Gambar atau konten salah?
Beijing Auto Show 2026 berlangsung di China International Exhibition Center dan Capital International Exhibition Center. Pameran ini menempati wilayah sepanjang 1,3 kilometer dari utara ke selatan, menjadikannya acara otomotif terbesar di dunia.
GAC Group dan AION tampil bersamaan dengan memperkenalkan lima mobil sekaligus. Dalam sambutannya, Presiden GAC Group, Xia Xianqing, mengutarakan, “Kami terus tumbuh, dan terima kasih atas kepercayaan kepada seluruh konsumen.”
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, juga menegaskan komitmen mereka. Ia menyatakan, “Seperti yang sudah saya sampaikan, kami akan ikut memperkenalkan MPV di Indonesia.”
Berikut daftar lima kendaraan baru yang dipresentasikan:
- MPV AION E8
- Hyptec S600
- AION N60
- Aistaland GT7
- GAC Yue 7
MPV AION E8 hadir sebagai hybrid dengan tema “redefine future of comfort.” Kendaraan ini menampung tujuh penumpang dalam konfigurasi 2+2+3. Mesin 2,0 L hybrid dipasangkan dengan transmisi DHT, menghasilkan tenaga gabungan 318 dk dan kecepatan maksimum 170 km/jam. AION E8 dapat melaju dari nol ke 100 km/jam dalam 8,8 detik, sementara konsumsi bahan bakarnya diklaim 5,7 liter/km. Fitur keselamatan mencakup Level 2 Intelligent Driving Assistance, kamera panoramic 540 derajat, dan enam airbag.
Hyptec S600 merupakan pengembangan dari Hyptec HL yang dipamerkan pada 2023. Perubahan utama terlihat pada desain eksterior. Kendaraan ini menawarkan dua pilihan tenaga: versi listrik dengan baterai 250 kW yang mampu mencapai kecepatan 183 km/jam, dan versi hybrid yang menggabungkan mesin 1,5 Turbo dengan motor listrik 115 kW.
AION N60 adalah SUV kompak yang dilengkapi motor listrik berbasis silikon karbida. Tenaga maksimum 165 kW setara 221 dk. Efisiensi energi menonjol dengan konsumsi 11,7 kWh per 100 km. Saat baterai penuh, jarak tempuh maksimal diklaim 610 km. Fitur keselamatan standar meliputi radar gelombang milimeter 4D dan sensor LiDAR.
Aistaland GT7 memperkenalkan merek baru Aistaland, hasil kolaborasi strategis antara GAC Group dan Huawei. Mobil ini menampilkan gaya shooting brake ala wagon listrik, panjang, rendah, dan lebar, sering disebut sebagai penantang Porsche Panamera. Huawei menyumbang teknologi Harmony OS, LiDAR 896-line untuk pengemudian otonom tingkat L3, serta sistem digital chassis Huawei Chenku dan XMC. Baterai Kurine menggunakan platform 800-volt dengan overcharge 6C, memungkinkan pengisian daya super cepat.
GAC Yue 7 menandai langkah GAC memasuki segmen off-road. Mobil ini diklaim menjadi era baru bagi GAC dalam segmen petualang. Meski belum ada kepastian mengenai jenis mesin—apakah listrik, hybrid, atau PHEV—kebaruan ini menarik untuk diikuti.
Dengan lima model baru, GAC Group dan AION menunjukkan ambisi globalnya. Pameran ini menegaskan posisi mereka di pasar otomotif internasional, sekaligus menyiapkan produk yang akan masuk ke pasar Indonesia. Perkenalan MPV AION E8 yang sudah dikenal di Indonesia menambah kepercayaan konsumen, sementara inovasi teknologi pada Aistaland GT7 dan potensi GAC Yue 7 menandai langkah strategis perusahaan. Kesempatan bagi konsumen Indonesia untuk melihat langsung kendaraan yang akan tersedia di pasar menambah nilai acara ini bagi industri otomotif nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Penjualan Daihatsu Juni 2026 Naik 27%
NTT Larang Kendaraan Pajak Macet Isi BBM Subsidi
Rekayasa Lalin Kunjungan PM Singapura Mulai Sore
Balik Nama Kendaraan Bekas Gratis? Ini Biaya yang Masih Dibayar 2026
Wuling Siapkan Aira EV dan MPV Baru di GIIAS 2026
TVS Andalkan Produk Baru dan Harga Bersaing di Pasar Motor Indonesia
Berita Terbaru
Danantara Evaluasi Besar-Besaran PT Pos Indonesia
Aksi Bela Palestina Jilid 6 di Palembang, Wali Kota: Ini Soal Hati Nurani
Truk Mogok, 9 Km Antrean di Jalur Medan-Berastagi
Brasil Hadapi Norwegia di 16 Besar Piala Dunia 2026
Psikolog: Relaksasi Otot Redakan Stres dan Marah
Penjualan Daihatsu Juni 2026 Naik 27%
Prancis Menang 1-0 atas Paraguay, Mbappe Penentu
