Gempa 5,5 di Kepulauan Sangihe, BMKG Peringatkan Gempa Susulan
Gambar atau konten salah?
Gempa bumi dengan magnitudo 5,5 mengguncang perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada pukul 13:57:32 WIB, Kamis (18 Juni 2026). Gempa terjadi di kedalaman 10 km, 225 km barat laut Tahuna, dan tidak menimbulkan tsunami.
BMKG melaporkan, "Kedalaman: 10 Km, gempa ini tidak berpotensi tsunami," menambahkan bahwa meski tidak ada tsunami, potensi gempa susulan tetap menjadi perhatian.
Oleh karena itu, BMKG mengingatkan warga agar tetap waspada, khususnya terhadap kemungkinan gempa susulan. "Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," jelasnya.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa wilayah Kepulauan Sangihe tetap rentan terhadap aktivitas seismik, meski dampak tsunami tidak terdeteksi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
HR 64 Tahun Ditemukan Mati di Wisma Mamuju, Penyebab Jantung
Polres Kotamobagu Antar Siswa Sehari Kamis Hari Bhayangkara
Bayi Baru Lahir di Tenda Pengungsian Setelah Gempa Palu
Unhas Naik ke Peringkat 861 QS Rankings 2027 di Indonesia
Renungan: Tak Kenal Maka Tak Sayang, Memahami Kasih Tuhan
Doa Rosario Hari Kamis 18 Juni 2026: Panduan Peristiwa Terang
Berita Terbaru
Petinggi Bank Pelat Merah Datang Istana, Agenda Belum Terungkap
Gempa 5,5 di Kepulauan Sangihe, BMKG Peringatkan Gempa Susulan
BI Naikkan BI‑Rate 5,75% untuk Stabilitas
B50 di Juli 2026: Sawit Bakar Solar, Impor Berkurang
HR 64 Tahun Ditemukan Mati di Wisma Mamuju, Penyebab Jantung
PT Prodia Berencana IPO di BEI, Targetkan Rp62,75 Miliar