HR 64 Tahun Ditemukan Mati di Wisma Mamuju, Penyebab Jantung

Vera T. · 2 min baca · 2 jam lalu · 5 dibaca
Bisik.id
HR 64 Tahun Ditemukan Mati di Wisma Mamuju, Penyebab Jantung

Gambar atau konten salah?

HR (64) ditemukan tewas di kamar wisma di Mamuju, Sulawesi Barat, pada 17 Juni 2026. Ia adalah karyawan Mal Matos dan ditemukan tidak bernyawa di Jalan Pengayoman, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju. Waktu penemuan sekitar sore hari.

Menurut saksi, HR datang malam sebelumnya bersama seorang wanita. Mereka memesan kamar di wisma. Saksi terakhir melihat pasangan tersebut sekitar pukul 13.00 WITA. Pada saat ditemukan, HR terbaring telentang di kamar. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada pemeriksaan fisik luar yang dilakukan oleh dokter di RS Bhayangkara Mamuju.

Polisi menilai kematian HR disebabkan serangan jantung. Iptu Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, mengatakan, “Pihak keluarga meyakini bahwa korban meninggal akibat penyakit jantung yang selama ini diderita.” Ia juga menegaskan bahwa keluarga menolak melakukan autopsi.

Jenazah HR telah dibawa ke rumah duka di Makassar, Sulawesi Selatan, atas permintaan keluarga. Herman menambahkan, “Istri dan anaknya (korban) bertempat tinggal di Makassar.”

Polisi masih mencari wanita yang menginap bersama HR. Personel Reskrim sudah mengamankan rekaman CCTV dari wisma. Mereka memproses rekaman tersebut, mencetak foto wanita, dan mencocokkannya dengan data Capil untuk menemukan identitasnya.

Herman menyatakan, “Dari semalam diambil CCTV-nya dan direkam ulang dan sudah dicetak foto perempuannya dan dicocokkan ke Capil, siapa tahu bisa muncul identitasnya.”

Kasus ini menyoroti pentingnya prosedur medis dan investigasi yang tepat. Meskipun keluarga menolak autopsi, pihak kepolisian tetap berusaha mengumpulkan bukti melalui rekaman CCTV dan pemeriksaan medis. Proses penyelidikan akan terus berjalan sampai semua fakta terungkap.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kematian di wilayah Sulawesi Barat, menunjukkan perlunya perhatian terhadap kesehatan karyawan dan keamanan di fasilitas perhotelan.

HRMamujuwismaserangan jantungCCTVautopsikaryawan

Komentar

Memuat komentar...