Generasi Emas Belgia Kandas Lagi, Tersingkir di Perempatfinal
Gambar atau konten salah?
California — Spanyol menghentikan langkah Belgia di perempatfinal Piala Dunia 2026. Pertandingan berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, California pada Sabtu, 11 Juli 2026 dini hari WIB. Belgia kalah dengan skor 1-2. Kekalahan ini membuat pasukan Rudi Garcia tersingkir dari turnamen.
Hasil ini kembali menyorot generasi emas Belgia yang dikenal dengan julukan De Rode Duivels. Pemain seperti Thibaut Courtois, Kevin De Bruyne, dan Romelu Lukaku menjadi andalan tim dalam beberapa edisi Piala Dunia terakhir. Namun mereka lagi-lagi gagal membawa pulang prestasi. Ketiganya adalah sisa dari generasi emas yang dulu digadang-gadang bakal bersinar di panggung internasional.
Dulu, bersama Eden Hazard dan Vincent Kompany, Belgia mulai diperhitungkan. Pada Piala Dunia 2014 mereka mencapai perempatfinal. Harapan semakin membuncah di 2018. Belgia menjadi kuda hitam turnamen, lolos hingga semifinal, lalu merebut tempat ketiga setelah mengalahkan Inggris. Tapi empat tahun kemudian, di Piala Dunia 2022, Belgia justru merosot. Mereka gagal di fase grup dengan catatan satu menang, satu imbang, dan satu kalah dari tiga pertandingan.
Sekarang, Belgia kembali mentok di perempatfinal. Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi perpisahan bagi beberapa pemain generasi emasnya. De Bruyne dan Courtois kini berusia 34 tahun. Lukaku juga sudah 33 tahun. Dari segi usia, mereka sudah memasuki fase akhir karier sebagai pemain sepakbola.
Andai ketiganya memaksakan diri bermain di Piala Dunia 2030, mereka harus sangat fit dan tetap berada di level tertinggi. Jika memilih pensiun, Belgia akan diteruskan oleh pemain yang lebih muda. Saat ini skuad Belgia juga diisi pemain usia matang seperti Jeremy Doku, Charles De Ketelaere, dan Senne Lammens. Mereka masih punya banyak waktu untuk membawa Belgia bersaing di turnamen-turnamen mendatang, termasuk Piala Dunia 2030.
Generasi emas Belgia memang tidak pernah benar-benar memenangkan trofi besar. Mereka sempat menjadi tim yang ditakuti, tapi hasil akhirnya selalu kurang. Kini, dengan usia para pemain kunci yang sudah tidak muda lagi, Belgia harus mulai membangun ulang timnya dari dasar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Larangan Berenang di Pantai Pandawa Akibat Gelombang Tinggi
Bandara Trump Resmi Ganti Nama, Proses Transisi Bertahap
Spanyol vs Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Teaser Samsung Z Fold8 Gandeng Spider-Man
6 Tanda Anak Siap Sekolah Selain Usia
Harga Barang di Mal Diprediksi Naik Kuartal IV-2026
Febrie Mundur dari Jampidsus Usai Rumahnya Digeledah
Jesus Buka Pintu Timnas untuk Ronaldo