Larangan Berenang di Pantai Pandawa Akibat Gelombang Tinggi
Gambar atau konten salah?
Pengelola Pantai Pandawa mengeluarkan larangan bagi wisatawan untuk berenang atau bermain kano saat air laut sedang pasang. Larangan ini muncul karena adanya potensi gelombang tinggi di perairan sekitar pantai tersebut.
Berdasarkan peringatan dini dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan akan terjadi di sejumlah perairan selatan Bali pada periode 10 hingga 13 Juli 2026.
Ni Luh Hepi Wiradani Duartha, Direktur Utama Bhaga Utsaha Manunggal Desa Adat (BUMDA) Kutuh, mengatakan pihaknya telah meningkatkan pengawasan. Sebanyak tujuh orang lifeguard disiagakan setiap hari, mulai pukul 07.00 hingga 19.00 Wita. Para petugas ini ditempatkan di lima titik pengawasan yang tersebar di Pantai Pandawa.
"Jadi kami ada lifeguard. Kami tugaskan di beberapa titik ya, ada lima titik yang dijaga oleh lifeguard. Kemudian, kami pasang-pasang bendera peringatan," ujar Hepi pada Jumat, 10 September 2026.
Selain itu, pengelola pantai yang berada di Desa Adat Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, juga berkoordinasi dengan Basarnas untuk memantau kondisi laut selama masa peringatan gelombang tinggi ini.
Hepi menjelaskan bahwa Pantai Pandawa selama ini menjadi destinasi favorit wisatawan untuk berenang dan bermain kano, terutama saat air laut surut. Namun, ketika gelombang tinggi dan air laut pasang, kedua aktivitas itu dilarang demi keselamatan pengunjung.
"Di wantilan, staf informasi kami selalu mengimbau begitu mereka melihat misalnya ada bus baru datang, kemudian anak-anak turun, pastilah langsung mereka memberikan informasi kondisi air laut pada saat ini. Lagi pasang, dimohon untuk tidak main kano dan berenang," jelas Hepi.
Langkah ini diambil untuk mencegah kecelakaan di tengah potensi gelombang tinggi yang diperkirakan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Wisatawan diimbau untuk mematuhi arahan petugas dan memperhatikan rambu-rambu peringatan yang telah dipasang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Febrie Mundur dari Jampidsus Usai Rumahnya Digeledah
PBSI Bangli Dorong Bulutangkis Jadi Ekskul SD-SMP
Sembilan Pelinggih di Pura Nusa Penida Hangus Terbakar
Kebakaran Ilalang 2 Hektare di Klungkung, Damkar Kewalahan
Inspeksi Mendadak DPRD: Oksigen RSUD Giri Emas Aman, Bukan Stok Habis
Warga Denpasar Keluhkan Banyak WNA Tinggal di Kos-kosan
Berita Terbaru
Larangan Berenang di Pantai Pandawa Akibat Gelombang Tinggi
Bandara Trump Resmi Ganti Nama, Proses Transisi Bertahap
Spanyol vs Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Teaser Samsung Z Fold8 Gandeng Spider-Man
6 Tanda Anak Siap Sekolah Selain Usia
Harga Barang di Mal Diprediksi Naik Kuartal IV-2026
Febrie Mundur dari Jampidsus Usai Rumahnya Digeledah
Jesus Buka Pintu Timnas untuk Ronaldo