Gilang Cahya Nugraha Ungkap Perjuangan Istri Mengobati TB Tulang

Hendra M. · 2 min baca · 22 hari lalu · 60 dibaca
Bisik.id
Gilang Cahya Nugraha Ungkap Perjuangan Istri Mengobati TB Tulang

Gambar atau konten salah?

Di akun Instagram @gilangomen, Gilang Cahya Nugraha memposting kisah perjuangan merawat istrinya yang mengidap Tuberkulosis tulang. Istri Gilang, Chahya Rhelany Slamet, terpaksa menggunakan kursi roda dan menjalani serangkaian perawatan medis.

Gilang bercerita bahwa Chahya didiagnosis TB tulang pada tahun 2025. Penyakit ini menyerang kaki, tulang belakang, ginjal, saraf, paru-paru, dan bahkan sistem kemih. “Dia menyerang kakinya terlebih dahulu, lalu tulang belakangnya, kemudian ginjalnya, bahkan saraf untuk buang air kecil dan buang air besarnya pun dia serang juga, paru-parunya juga kena,” ungkap Gilang dalam unggahan yang menjadi viral.

Pengalaman ini menjadi ujian berat bagi Gilang dan Chahya. Meski begitu, Gilang menegaskan tidak akan menyerah. Ia tetap mendampingi proses pengobatan istrinya. “Istri saya didiagnosa TB tulang di tahun 2025. Kondisi sekarang alhamdulillah membaik, banyak progres positif dan banyak keajaiban yang datang contohnya sudah tidak cuci darah dan sudah lepas kateter untuk buang air kecil,” ujar Gilang saat berbincang beberapa waktu lalu.

Chahya kini menjalani perawatan ortopedi, pengobatan paru-paru, dan fisioterapi secara rutin. Meskipun masih dalam perawatan, kondisi Chahya menunjukkan perkembangan positif. Gilang berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Ia juga mengharapkan dukungan dari banyak orang menjadi semangat tambahan bagi istrinya.

“Untuk penyemangat istri saya, di luar sana banyak yang support untuk kesembuhan agar saya bisa kembali bekerja secara normal untuk menghidupi istri dan anak saya yang baru 18 bulan,” tambah Gilang.

Perjuangan ini menyoroti betapa seriusnya TB tulang dapat memengaruhi berbagai organ tubuh. Penyakit ini tidak hanya menimpa tulang, tetapi juga dapat memicu komplikasi serius seperti gagal ginjal dan gangguan sistem kemih. Perawatan intensif, termasuk pencucian darah dan penggunaan kateter, menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan.

Dengan kisah ini, Gilang berharap orang-orang lebih waspada terhadap gejala TB tulang dan segera mencari bantuan medis. Kesadaran akan penyakit ini dapat mempercepat diagnosis dan perawatan, sehingga penderita memiliki peluang lebih baik untuk pulih.

Tuberkulosis TulangChahya Rhelany SlametGilang Cahya NugrahaInstagramPerawatan OrtopediFisioterapiKateter

Komentar

Memuat komentar...