Gilang Cahya Nugraha Ungkap Perjuangan Istri Mengobati TB Tulang
Gambar atau konten salah?
Di akun Instagram @gilangomen, Gilang Cahya Nugraha memposting kisah perjuangan merawat istrinya yang mengidap Tuberkulosis tulang. Istri Gilang, Chahya Rhelany Slamet, terpaksa menggunakan kursi roda dan menjalani serangkaian perawatan medis.
Gilang bercerita bahwa Chahya didiagnosis TB tulang pada tahun 2025. Penyakit ini menyerang kaki, tulang belakang, ginjal, saraf, paru-paru, dan bahkan sistem kemih. “Dia menyerang kakinya terlebih dahulu, lalu tulang belakangnya, kemudian ginjalnya, bahkan saraf untuk buang air kecil dan buang air besarnya pun dia serang juga, paru-parunya juga kena,” ungkap Gilang dalam unggahan yang menjadi viral.
Pengalaman ini menjadi ujian berat bagi Gilang dan Chahya. Meski begitu, Gilang menegaskan tidak akan menyerah. Ia tetap mendampingi proses pengobatan istrinya. “Istri saya didiagnosa TB tulang di tahun 2025. Kondisi sekarang alhamdulillah membaik, banyak progres positif dan banyak keajaiban yang datang contohnya sudah tidak cuci darah dan sudah lepas kateter untuk buang air kecil,” ujar Gilang saat berbincang beberapa waktu lalu.
Chahya kini menjalani perawatan ortopedi, pengobatan paru-paru, dan fisioterapi secara rutin. Meskipun masih dalam perawatan, kondisi Chahya menunjukkan perkembangan positif. Gilang berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan. Ia juga mengharapkan dukungan dari banyak orang menjadi semangat tambahan bagi istrinya.
“Untuk penyemangat istri saya, di luar sana banyak yang support untuk kesembuhan agar saya bisa kembali bekerja secara normal untuk menghidupi istri dan anak saya yang baru 18 bulan,” tambah Gilang.
Perjuangan ini menyoroti betapa seriusnya TB tulang dapat memengaruhi berbagai organ tubuh. Penyakit ini tidak hanya menimpa tulang, tetapi juga dapat memicu komplikasi serius seperti gagal ginjal dan gangguan sistem kemih. Perawatan intensif, termasuk pencucian darah dan penggunaan kateter, menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan.
Dengan kisah ini, Gilang berharap orang-orang lebih waspada terhadap gejala TB tulang dan segera mencari bantuan medis. Kesadaran akan penyakit ini dapat mempercepat diagnosis dan perawatan, sehingga penderita memiliki peluang lebih baik untuk pulih.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tempat Terburuk Rayap Menyerang di Rumah dan Perabot
Jawa Barat Jamin Biaya Sekolah Swasta bagi PCMB 2026
Satpol PP Bongkar Garasi Viral di Trotoar Jalan Ambon
Garasi di Trotoar Bandung Dihentikan Satpol PP, Pemilik Maaf
Orang Tua Lupa Ajarkan Balig: Anak Kini Wajib Tanggung Jawab
Garasi Motor Sampah di Trotoar Jalan Ambon Jadi Sorotan Bandung
Berita Terbaru
UI Tinjau Ulang Konten SUMA; Alumni Tuntut Dialog Penting
Harga Bawang Merah dan Cabai Rawit Merah di Palembang Tinggi
Tempat Terburuk Rayap Menyerang di Rumah dan Perabot
Bupati Subandi Sidak Rumah RTLH, Rencana Renovasi Juli
Menulis Basmalah 113 Kali di 1 Muharram: Perlindungan
Golongan Darah O Tak Selalu Menyebabkan Kolesterol Tinggi
Hotel Xi'an Dibanjur 1200 Paket, Staff Lelah & Mengeluh
BYD M6 DM: Varian Classic dan Cross, Harga Mulai Rp298 Juta
Portugal Siap Tantang Gelar 2026, Vitinha Tetap Rendah Hati
Alwi Farhan Raih Juara Tunggal Putra di Australia Open 2026
