GOTO Dikeluarkan dari MSCI, Manajemen Buka Suara

Rudi H. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
GOTO Dikeluarkan dari MSCI, Manajemen Buka Suara

Gambar atau konten salah?

Saham raksasa teknologi asal Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), resmi tidak lagi tercatat dalam MSCI Global Standard Indexes. Keputusan ini diumumkan dalam hasil tinjauan indeks bulan Agustus yang dirilis pada 12 Agustus 2026, dan mulai berlaku efektif pada 31 Agustus 2026. Kejadian ini tentu saja menjadi perhatian banyak pihak, terutama para pemegang saham GOTO.

Menanggapi situasi ini, Head of Corporate Affairs GoTo, Audrey Petriny, buka suara. Ia mengatakan pihaknya menyadari bahwa kabar ini bukanlah berita yang menyenangkan bagi para pemegang saham. "Keputusan ini murni bersifat teknis, menyusul harga saham GoTo yang berada di level terendah Rp50 dan diikuti dengan volume perdagangan yang rendah dan tidak disebabkan oleh kinerja Perseroan," ujar Audrey dalam keterangan tertulis pada Kamis, 13 Agustus 2026. Ia menekankan, pengeluaran dari indeks ini sama sekali tidak terkait dengan kondisi fundamental perusahaan.

Menariknya, di tengah sentimen negatif ini, Audrey malah menyoroti kinerja bisnis yang solid pada kuartal kedua. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih mencapai Rp252 miliar dalam dua kuartal berturut-turut. Tak hanya itu, pendapatan bersih juga tercatat sebesar Rp5,7 triliun. Sebuah pencapaian lain yang patut dicatat adalah EBITDA Grup yang disesuaikan, yang untuk pertama kalinya menembus angka Rp1 triliun.

Angka ini menjadi sinyal positif bahwa perusahaan tetap berada di jalur yang benar untuk mencapai target tahunannya. Target tersebut adalah EBITDA grup yang disesuaikan sebesar Rp3,2 hingga Rp3,4 triliun. "Keputusan peninjauan indeks dilakukan secara berkala dan kami akan terus menjalin dialog aktif dengan MSCI. Sementara itu, kami akan tetap fokus mengelola bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham," tegas Audrey.

Dalam catatan, GOTO bukan satu-satunya saham yang keluar dari indeks ini. Saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) juga mengalami nasib serupa. Bedanya, CPIN langsung masuk ke dalam MSCI Global Small Cap Indexes, sebuah indeks lain yang melacak saham-saham berkapitalisasi pasar lebih kecil.

Kendati keluar dari MSCI Global Standard Indexes, posisi GOTO di dalam negeri masih kuat. Saham GOTO masih tercatat dalam deretan indeks utama di Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti LQ45, IDX30, IDX80, dan KOMPAS100. Keberadaan di indeks-indeks ini menjadi acuan penting bagi investor dan manajer investasi dalam menilai saham sebagai pilihan investasi.

Singkatnya, keluarnya GOTO dari MSCI lebih disebabkan oleh faktor teknikal, bukan karena kinerja bisnis yang buruk. Justru, data keuangan terbaru menunjukkan tren positif. Fokus perusahaan kini kembali pada upaya menciptakan nilai, sementara posisinya di bursa saham domestik masih diakui melalui berbagai indeks utama.

GoToMSCIsahamIndonesiaindekskinerja

Komentar

Memuat komentar...