Hashim Luruskan Isu Pembagian HP Gratis

Tika M. · 2 min baca · 1 jam lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Hashim Luruskan Isu Pembagian HP Gratis

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, meluruskan kesalahpahaman yang beredar luas. Pemerintah, menurutnya, tidak akan membagikan telepon genggam atau HP gratis kepada masyarakat. Yang sebenarnya akan diberikan adalah rekening bank gratis.

Hashim, yang juga menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, menjelaskan bahwa program ini menyasar warga negara yang berusia 17 tahun. "Saya bisa laporkan karena saya juga ikut rapat-rapat, sudah diputuskan bahwa setiap warga di umur 17 tahun akan diberikan rekening bank gratis, bukan HP gratis," ujarnya dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Ia menambahkan, "Saya dikutip, bahwa setiap warga akan dapat HP gratis. Bukan, bukan. Hati-hati dengan media, sosial media hati-hati."

Menurut Hashim, rekening gratis ini akan menjadi saluran langsung bagi berbagai bantuan pemerintah. Setiap bantuan sosial (bansos) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan ditransfer langsung dari pemerintah pusat ke rekening masing-masing warga. Dengan cara ini, bantuan diharapkan lebih tepat sasaran.

"Ini adalah kesempatan dan harapan kita, bahwa nanti setiap bantuan sosial, bansos, atau BLT atau apa yang dari pemerintah pusat, nanti akan langsung ke rekening bank digital setiap warga di Indonesia," jelas Hashim.

Ia pun optimistis dengan masa depan Indonesia. "Bansos ini akan langsung tepat sasaran dan akan sampai ke rakyat yang perlu. So, ini berarti apa? Berarti untuk kita dunia usaha, masa depan terang. Masa depan Indonesia bukan gelap. Indonesia tidak gelap. Indonesia terang," katanya.

Sebelumnya, dalam forum Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di The Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, pada Selasa, 13 Oktober 2026, Hashim sempat menyebut rencana pembagian HP. "Setiap warga negara akan diberikan telepon genggam dengan rekening digital. Seluruh dana akan berada di sana dan dikirimkan ke rekening masing-masing," kata Hashim saat itu. Pernyataan inilah yang kemudian memicu pemberitaan tentang pembagian HP gratis.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, kemudian memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah membahas rencana pembagian HP gratis. Program yang sedang disiapkan, menurut Airlangga, hanyalah pembukaan rekening bank secara massal bagi warga berusia 17 tahun ke atas.

"Nggak. Memang nggak pernah kita bahas (pembagian) HP itu," kata Airlangga di kantornya, Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Airlangga juga menyebut bahwa pemerintah saat ini tengah menyiapkan regulasi untuk program pembukaan rekening massal tersebut. Program ini masuk dalam agenda kuartal IV tahun 2026.

Jadi, inti dari program ini bukanlah membagikan perangkat keras seperti HP. Fokusnya adalah pada infrastruktur keuangan digital. Setiap warga yang menginjak usia 17 tahun akan memiliki rekening bank digital. Rekening ini akan menjadi pintu masuk bagi bantuan pemerintah, sehingga penyalurannya bisa lebih efisien dan langsung ke tangan yang membutuhkan. Klarifikasi dari Hashim dan Airlangga ini sekaligus meluruskan informasi yang sempat simpang siur di masyarakat.

rekening bank gratisusia 17 tahunbansosBLTklarifikasiHP gratisHashim Djojohadikusumo

Komentar

Memuat komentar...