Hashim Wanti 32,7 Juta Investor Kecewa Akibat Ancaman MSCI

Mira T. · 2 min baca · 1 jam lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Hashim Wanti 32,7 Juta Investor Kecewa Akibat Ancaman MSCI

Gambar atau konten salah?

Sebanyak 32,7 juta warga Indonesia tercatat sebagai investor di pasar modal. Namun angka itu tidak sejalan dengan perasaan mereka. Banyak yang kecewa dengan kondisi saat ini.

Hashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, mengungkapkan kekecewaan itu. Menurutnya, nilai saham di pasar modal domestik turun drastis. Penyebabnya adalah ancaman penurunan status dari Emerging Market menjadi Standalone Market di indeks MSCI.

"Masalah yang kita hadapi, saudara-saudara, kalau MSCI tidak kita mitigasi, berarti sumber dana untuk pasar modal kita akan nanti semakin kering. Betul ya Pak Rosan (CEO BPI Danantara)? Banyak akan nanti keluar karena terpaksa kalau kita di-downgrade menjadi Standalone Market," kata Hashim dalam sambutannya di acara Rapimnas Kadin Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Ia melanjutkan, "Menurut OJK, tercatat hari ini 32.700.000 individu warga negara Indonesia yang memiliki brokerage accounts. Yang memiliki akun-akun brokerage. Dengan kata lain, mereka ikut investasi melalui bursa. Nah masalah adalah saat ini 32.700.000 warga Indonesia sangat tidak puas dengan keadaan, tidak berbahagia karena nilai mereka, saham, berkurang."

Hashim sendiri mengaku sebagai investor juga tidak puas. "Saya juga punya saham di perusahaan publik, saya tidak puas. Maka pemerintah hendaknya memperhatikan masalah ini," tegasnya.

Ia juga mengaku mendapat tugas langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menangani persoalan ini. Presiden, kata Hashim, tidak ingin 32,7 juta investor pasar modal terus kecewa.

"MSCI ini kita harus mitigasi. Saya ditugaskan Presiden, Pak Rosan tahu ini, untuk membantu supaya jangan diluar kendali. Jangan sampai 32.700.000 warga negara Indonesia tidak puas dengan situasi seperti ini," pungkasnya.

Hashim adalah Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi. Ia menyebut ancaman penurunan status MSCI harus segera dimitigasi. Tujuannya jelas: mengembalikan kepercayaan investor. Jika tidak, dana dari pasar modal bisa mengering. Investor terpaksa keluar. Dan itu akan berdampak pada perekonomian secara lebih luas.

investor pasar modalkekecewaanHashim DjojohadikusumoMSCIpenurunan statusmitigasi32,7 juta

Komentar

Memuat komentar...