Honda CT125: Motor Bebek Termahal Indonesia Rp 82,8 Juta
Gambar atau konten salah?
Motor bebek masih dipasarkan di Indonesia, namun dua modelnya menembus harga Rp 80 juta. Harga tersebut setara dengan motor sport fairing 250 cc dua silinder, menjadikan motor bebek ini yang paling mahal di kelasnya. Motor bebek termahal di Indonesia adalah Honda CT125. Per 01 April 2026, motor ini dijual seharga Rp 82.839.000.
Honda CT125 masih diimpor utuh dari luar negeri. Karena statusnya completely built up (CBU), harganya lebih tinggi dibandingkan motor produksi lokal. Pajak kendaraan impor menambah beban biaya. Saat peluncuran pertama kali di Indonesia pada 01 Januari 2020, Honda CT125 dilepas mulai dari Rp 75 juta. Artinya, motor bebek petualang ini sudah mengalami kenaikan sekitar Rp 7 jutaan.
Harga tinggi membuat CT125 lebih cocok untuk hobi. Bentuknya terbilang unik, dan Honda menyebutnya sebagai motor ikonik yang mengakomodasi keinginan pemiliknya untuk tampil beda. Motor ini dapat dipakai di perkotaan maupun dalam perjalanan jarak jauh menikmati alam.
Untuk tenaga, Honda CT125 dibekali mesin 125 cc, PGM‑FI, 4 langkah, dan berpendingin udara. Motor ini memiliki bore dan stroke 52,4 × 57,9 mm dengan rasio kompresi 9,3:1. Tenaga maksimal 6,5 kW dicapai pada rpm 7 500, dan torsi maksimal 11 Nm pada rpm 4 500.
Motor bebek termahal nomor dua adalah Super Cub C125, yang pertama kali meluncur pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 01 Januari 2018. Saat ini Honda menjual Super Cub C125 dengan banderol Rp 80.241.000. Bandingkan dengan harga 8 tahun lalu, Honda membanderol Super Cub C125 seharga Rp 55 juta.
Super Cub C125 juga diimpor utuh dari luar negeri. Motor ini memiliki desain berbeda, dengan tampilan finishing chrome pada detail parts yang menambah kesan premium. Honda membekali Super Cub C125 dengan mesin injeksi berkapasitas 125 cc SOHC 4 gigi berpendingin udara dengan 2 katup. Motor ini memiliki bore dan stroke 52,4 × 57,9 mm dengan rasio kompresi 9,3:1. Maksimum power 6,76 kW dicapai pada rpm 7 500, dan torsi maksimal 9,79 Nm pada rpm 5 000.
Secara keseluruhan, kedua motor bebek ini menonjolkan harga tinggi dan desain yang menarik bagi para penggemar. Importasi utuh dan pajak impor menjadi faktor utama yang memengaruhi harga. Meskipun mahal, motor-motor ini menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda, baik di kota maupun di luar kota.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Nindya Karya Pastikan Progres Sekolah Rakyat Serdang Bedagai
USD Menguat 0,23% vs Rupiah, Rp 17.900 per dolar Pagi
BBM Naik, Palembang Tetap Optimis Ekonomi Naik Car Free
BGN Hentikan Pembangunan Dapur MBG, Fokus Efisiensi Anggaran
Bandung Zoo Resmi Dikelola Faunaland, Kembali Dibuka
Chef Arnold Masukan Program MBG dan Rekomendasi Makan Cikini
Marcos Senesi Dipanggil Argentina, Ganti Balerdi Cedera
