Bayu K. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id

Gambar atau konten salah?

Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa mobil kepresidenan Maung MV3 Garuda Limousine buatan PT Pindad pernah mengalami kebocoran atap saat hujan. Kendaraan ini, yang dipakai Prabowo sejak awal masa jabatan, menyimpan beberapa masalah teknis.

“Suatu saat saya tidur di mobil, karena hujan deras di luar, tahu-tahu ‘tek tek tek’, saya bangun, rupanya bocor. Ya namanya baru, saya kirim kembali lah, ini kan buatan Pindad. Saya bilang, tolonglah bocornya dikurangi,” ungkapnya.

Prabowo menambahkan, “Terus mobil dipakai naik gunung, gledak gledak, tapi nggak apa-apa, demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini.”

Menurut PT Pindad, kebocoran atap terjadi pada masa awal penggunaan kendaraan. “Terkait dengan kebocoran pada Garuda Limousine, PT Pindad menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi pada masa awal penggunaan kendaraan MV3 Garuda Limousine. Setelah menerima masukan dan evaluasi, tim teknis Pindad segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh yang dilakukan dengan tepat dan cepat sehingga kendaraan dapat kembali beroperasi secara optimal sesuai standar yang ditetapkan,” dikutip dari akun Instagram Pindad, Jumat (12 Juni 2026).

Perusahaan tersebut juga menjelaskan bahwa mobil kepresidenan MV3 Garuda Limousine awalnya dikembangkan dengan konfigurasi full antipeluru. “Dalam pengembangan awal, mobil ini tidak dibekali fitur sunroof,” jelas Pindad. Namun, tiga hari menjelang pelantikan Presiden, ada kebutuhan untuk menambahkannya agar Presiden RI dapat menyapa masyarakat secara langsung dalam berbagai kegiatan kenegaraan.

Dengan perbaikan yang telah dilakukan, kendaraan kini kembali beroperasi dengan standar yang ditetapkan. Kejadian kebocoran atap menjadi pelajaran bagi pengembangan kendaraan kepresidenan di masa depan, menunjukkan pentingnya evaluasi teknis dan respons cepat dari tim produksi.

Prabowo Subiantomobil kepresidenanMaung MV3 Garuda LimousinePT Pindadkebocoran atapevaluasi teknissunroof

Komentar

Memuat komentar...