Marcos Senesi Dipanggil Argentina, Ganti Balerdi Cedera
Gambar atau konten salah?
Marcos Senesi baru saja memulai musimnya di Tottenham Hotspur setelah kontraknya di Bournemouth berakhir pada akhir musim 2025/2026. Meski begitu, kabar mengejutkan datang ketika pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memanggilnya masuk skuad Albiceleste untuk Piala Dunia 2026.
Senesi tidak masuk daftar pemain awal pelatih. Nicolas Otamendi, Cristian Romero, dan Leonardo Balerdi menempati posisi lebih senior. Namun, pada 11 Juni 2026, Senesi menerima panggilan telepon dari Scaloni. Ia diminta mengepak koper dan terbang ke Kansas City untuk bergabung dengan skuad.
Keputusan ini muncul karena Balerdi mengalami cedera otot betis kanan setelah latihan beberapa hari sebelumnya. Karena cedera tersebut, Balerdi tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia. Argentina mengumumkan hal ini lewat pernyataan resmi:
“Bek Leonardo Balerdi mengalami cedera otot betis kanan dan tidak bisa ambil bagian dalam skuad Piala Dunia. Cepat pulih, Balerdi!,” ujar pernyataan resmi Argentina.
Senesi hanya pernah tampil tiga kali bersama Argentina sejak debutnya melawan Estonia pada 5 Juni 2022. Meskipun demikian, ia kini siap menggantikan posisi bek tengah yang cedera. Argentina akan menghadapi Aljazair pada laga pembuka Grup J tanggal 16 Juni.
Situasi ini menunjukkan bagaimana cedera pemain senior dapat membuka peluang bagi pemain muda. Senesi, yang baru memulai karier profesionalnya di Inggris, kini harus menyesuaikan diri dengan tekanan internasional yang tinggi. Keberhasilan ia dalam menyesuaikan diri akan menjadi kunci bagi skuad Argentina dalam kompetisi besar ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
