Honda Minta Maaf, Vario Evo 160 Belum Merata
Gambar atau konten salah?
Pada penghujung Juni 2026, PT Astra Honda Motor (AHM) secara resmi menambahkan jajaran terbaru mereka, Honda Vario Evo 160, ke pasar Indonesia. Namun, perusahaan tersebut menyampaikan permintaan maaf karena skutik ini belum tersedia secara merata di semua wilayah di tanah air.
Octavianus Dwi, Direktur Marketing AHM, mengakui bahwa Honda Vario Evo 160 memang belum diperkenalkan secara resmi di beberapa daerah. “Iya (masih ada wilayah Indonesia yang belum diperkenalkan Vario Evo 160). Karena masih ada beberapa regional yang belum launching, bertahap akan launching. Karena kalau di beberapa area yang luar Jawa, pengiriman logistiknya perlu waktu, ya kita akan menunggu sampai barangnya sampai (baru akan di-launching secara resmi),” ujar Octavianus.
Meskipun distribusinya belum merata, Octa menyebutkan bahwa penerimaan pasar terhadap Vario Evo 160 sangat positif. Tren pertumbuhan penjualan terus menunjukkan peningkatan. “Sejauh ini banyak aspek yang diapresiasi konsumen. Dari sisi penjualan, sudah tercermin adanya sedikit kenaikan dibanding saat pertama kali Vario Evo diperkenalkan,” tambahnya.
Honda memasang target penjualan yang cukup besar untuk Vario Evo 160 ini. Perusahaan menargetkan penjualan sebanyak 300 ribu unit per tahun. Artinya, kurang lebih ada 20 ribuan unit Honda Vario Evo 160 yang harus terjual setiap bulan.
Honda Vario Evo tersedia dalam tiga varian berbeda. Varian CBS dibanderol Rp 28,5 jutaan, varian Nitro seharga Rp 28,7 jutaan, dan varian ABS yang mencapai Rp 31,4 jutaan. Semua harga tersebut berstatus on the road Jakarta.
Dari segi tampilan, pembaruan paling mencolok terlihat di bagian depan. Pabrikan melengkapi headlamp atau lampu dengan cover khusus berwarna serba gelap dan aksen berbentuk lubang udara. Selain itu, ada sentuhan berbeda di panel bodi samping, desain swing arm, behel belakang (rear grip), spion, hingga hook atau gantungan barang.
Honda Vario Evo 160 juga sudah dilengkapi dengan soket pengisian daya ponsel tipe-C dan smart key yang memiliki answer back system serta idling stop system. Sementara itu, ukuran bagasinya tetap sama, yaitu 18 liter.
Mesin yang digunakan pada Honda Vario Evo 160 masih sama dengan pendahulunya. Hanya saja, pabrikan melakukan optimalisasi pada sistem pengapian. Hasilnya, torsi mengalami peningkatan tipis menjadi 14 Nm. Sementara tenaganya tetap di angka 11,3 kw dengan kecepatan maksimum 109 Km/jam.
Meskipun dirancang lebih kencang dan sporty, Honda Vario Evo 160 tetap irit bahan bakar. Konsumsi BBM kendaraan ini mencapai 46,7 km/liter.
Peluncuran bertahap ini menunjukkan strategi perusahaan dalam mengelola distribusi ke luar Pulau Jawa, di mana logistik menjadi tantangan utama. Meski belum semua daerah mendapatkannya, respons positif dari konsumen dan target penjualan yang ambisius menandai awal yang cukup menjanjikan untuk model terbaru ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Truk Angkut Ekskavator Tersangkut JPO di Jakarta Selatan
Belasan Tewas di Indramayu, Pikap Angkut 17 Orang
Mitsubishi Pajero Generasi Kelima Siap Meluncur 2026
Cara Benar Starter Mobil Keyless, Jangan Langsung Injak Rem
Mitsubishi Siap Jual Mobil Hybrid Pertama di Indonesia
GIIAS 2026 Catat 10 Merek Baru, Target Cetak Sejarah
Berita Terbaru
Honda Minta Maaf, Vario Evo 160 Belum Merata
Kebugaran Declan Rice Masih Misteri Jelang Inggris Vs Argentina
Pentagon Rilis 40 File UFO, dari 1949 hingga 2025
Lolos KIP Kuliah? Ini Cara Ajukan UKT Golongan 1 dan 2
Harga Emas Antam Anjlok Rp20.000 per Gram
Listrik Padam di Medan Lima Jam Hari Ini
Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Cair Mulai 20 Juli