Pentagon Rilis 40 File UFO, dari 1949 hingga 2025

Lia N. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Pentagon Rilis 40 File UFO, dari 1949 hingga 2025

Gambar atau konten salah?

Departemen Pertahanan Amerika Serikat baru saja merilis kumpulan dokumen baru tentang UFO—atau yang sekarang mereka sebut fenomena anomali tidak dikenal (UAP). Total ada 40 file yang dibagikan ke publik akhir pekan lalu. Isinya beragam: 14 dokumen tertulis, 19 video, empat rekaman suara, dan tiga gambar.

Berkas-berkas ini berasal dari banyak lembaga. Bukan cuma Pentagon, tapi juga NASA, CIA, FBI, dan Departemen Energi. Sekitar setengah dari file yang dibagikan adalah data dari tahun 2010 ke atas. Banyak video yang merupakan rekaman inframerah dari kamera militer. Gambar dan videonya buram—tapi cukup jelas untuk menunjukkan objek-objek aneh di berbagai lokasi di seluruh dunia: Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, dan Timur Tengah.

Salah satu insiden menarik terjadi di atas Samudera Atlantik pada tahun 2020. Dalam video yang dirilis Pentagon, terlihat sebuah objek berwarna gelap, mirip merah marun. Ukurannya sekitar 3,6 hingga 4,5 meter. Seorang anggota Angkatan Laut AS menulis laporan tentang benda itu. Katanya, secara struktural benda itu mirip balon besar dengan bentuk yang agak aneh. Tapi mereka tidak bisa memastikan saat melintas di persimpangan jalur penerbangan. "Kemudian kami melanjutkan perjalanan kembali ke kapal, mendarat tanpa insiden," tulisnya.

Insiden yang lebih baru terjadi pada tahun 2025—lokasinya di dekat China. Sebuah video memperlihatkan sensor militer yang mengikuti area kontras. Bentuknya seperti bintang dengan enam ujung, melayang di atas Laut Kuning. Belum ada penjelasan resmi tentang apa benda itu.

Dokumen yang dibagikan Pentagon juga mencakup hal-hal lama. Termasuk transkrip konferensi di Los Alamos, New Mexico, tahun 1949. Konferensi itu dihadiri fisikawan dan ilmuwan terkenal—termasuk mereka yang terlibat dalam Proyek Manhattan. Topiknya: 'bola api hijau' yang terlihat di atas laboratorium nuklir. Para peserta konferensi mencoba menjelaskan fenomena itu, tapi gagal. Salah satu teori menyebut itu meteor yang memasuki atmosfer. Tapi seorang astronom terkemuka menolak teori itu. Katanya, tidak pernah ada kasus meteorit jatuh yang menunjukkan ciri seperti itu sebelumnya.

Ini adalah rilis berkas UFO keempat sejak Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif pada Februari 2026. Pentagon mengaku masih punya banyak dokumen lain yang belum dibagikan. Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengatakan dalam pernyataan resmi: "Departemen Perang dan mitra lembaga kami secara aktif mengerjakan rilis berkas UAP berikutnya."

Yang menarik dari rilis kali ini adalah rentang waktunya. Ada dokumen dari tahun 1949—era Perang Dingin awal—sampai video tahun 2025. Ini menunjukkan bahwa militer AS sudah lama mengamati fenomena aneh di langit, dan mereka terus melakukannya hingga sekarang. Tapi dari semua file yang dibagikan, belum ada satu pun yang memberikan jawaban pasti. Semua masih berupa penampakan yang tidak bisa dijelaskan.

UFOUAPPentagondokumenvideopenampakanfenomena anomali

Komentar

Memuat komentar...