IHSG Anjlok 1,53%, 542 Saham Terpuruk
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada Selasa, 11 Agustus 2026. Padahal, indeks sempat dibuka di zona hijau. Namun, momentum itu tidak bertahan lama. IHSG berbalik arah dan terus merosot hingga akhir sesi perdagangan.
Berdasarkan data RTI, IHSG ditutup turun 97,49 poin atau 1,53% ke level 6.267,88. Indeks dibuka di level 6.383,81. Level tertinggi yang sempat disentuh adalah 6.388,58. Sementara itu, level terendahnya mencapai 6.230,09.
Volume transaksi pada hari itu cukup besar. Sebanyak 35,4 miliar saham diperdagangkan. Total nilai transaksi atau turnover mencapai Rp 14,51 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2.197.345 kali.
Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 141 saham yang berhasil menguat. Sebanyak 542 saham justru melemah. Sementara itu, 108 saham tidak bergerak atau stagnan.
Pelemahan IHSG tidak hanya terjadi secara harian. Secara mingguan, indeks juga tercatat turun 0,79%. Namun, ada kabar positif dalam jangka waktu yang lebih panjang. IHSG berhasil menguat 3,78% secara bulanan.
Sayangnya, dalam periode tiga bulan, IHSG masih melemah cukup dalam, yaitu 10,10%. Pelemahan enam bulanan bahkan lebih tajam, mencapai 31,38%. Secara tahunan, IHSG juga masih berada di zona merah dengan penurunan 11,06%.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada perbaikan dalam sebulan terakhir, tekanan jual masih mendominasi pasar saham dalam jangka panjang. Data pergerakan IHSG mencerminkan sentimen investor yang masih berhati-hati terhadap prospek ekonomi ke depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Purbaya Dukung Destry Damayanti Jadi Gubernur BI
OJK Minta MSCI Cabut Status Freeze Pasar Modal RI
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Bayar Gaji PPPK Daerah
Pendaftaran Magang Nasional Gelombang Kedua Dibuka September
Airlangga Ajak UMKM Ikut Program Magang Nasional
Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.948,72 Triliun, Bank Masih Sulit Salurkan