IHSG Anjlok 1,69% ke 6.277, Rontok 27,41% Sepanjang 2025
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data dari RTI, indeks ditutup di level 6.277, turun 107,68 poin atau setara dengan 1,69%. Angka ini cukup jauh jika dibandingkan dengan posisi pembukaan yang sempat berada di zona hijau, yaitu di level 6.392.
Sepanjang sesi perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.423. Namun, tekanan jual yang cukup kuat membuat indeks jatuh hingga ke level terendahnya di 6.258. Total nilai transaksi pada hari ini tercatat mencapai Rp 14,41 triliun. Sebanyak 33,68 miliar lembar saham berpindah tangan dalam 2.161.325 kali transaksi.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, hanya 139 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 533 saham justru melemah, dan 118 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan. Kondisi ini menunjukkan dominasi tekanan jual di pasar.
Pelemahan hari ini bukanlah kejadian yang berdiri sendiri. Secara bulanan, IHSG tercatat minus 3,45%. Dalam periode mingguan, indeks juga melemah 2,85%. Lebih jauh lagi, dalam enam bulan terakhir, IHSG ambles hingga 20,94%. Dan jika dihitung sejak awal tahun atau year to date, indeks sudah turun 27,41%.
Angka-angka ini memperlihatkan bahwa pelemahan IHSG sudah berlangsung dalam jangka waktu yang cukup panjang. Dari bulanan hingga tahunan, semuanya menunjukkan tren negatif. Ini berarti tekanan di pasar saham tidak hanya terjadi hari ini, melainkan sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Anjlok 1,11% ke 6.313, 513 Saham Melemah
IFG Life Bayar Klaim Rp9,4 Triliun hingga Juli 2026
Pelatihan WPPE Buka Peluang Karier di Pasar Modal
Mentan: Hentikan Impor Beras, Petani di Negara Lain Demo
Manajer Kopdes Bukan Pegawai BUMN, Kata Danantara
Bulog Disambut Pujian, Serapan Beras Capai 99 Persen