IHSG Ditutup Hijau, Tapi Masih Tertekan
Gambar atau konten salah?
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil menutup perdagangan di zona hijau pada Rabu, 28 Oktober 2026. Sepanjang hari, indeks sempat tertekan di area merah sebelum berbalik arah menjelang penutupan.
Data dari RTI Business menunjukkan IHSG ditutup pada level 5.282,3, naik 0,31% dari posisi pembukaan di 5.249,06. Selama sesi perdagangan, indeks sempat menyentuh titik tertinggi di level yang sama dengan penutupan, yaitu 5.282,3, dan titik terendah di 5.167,3.
Volume transaksi hari ini tercatat sebanyak 32.186 miliar saham dengan nilai total mencapai Rp 15.891 triliun. Frekuensi perdagangan saham mencapai 1.552.571 kali transaksi. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 272 saham berhasil menguat, sementara 406 saham melemah, dan 112 saham tidak bergerak atau stagnan.
Meskipun berakhir menguat secara harian, kinerja IHSG dalam periode yang lebih panjang masih menunjukkan tekanan. Secara mingguan, indeks melemah 0,86%. Pelemahan lebih dalam terjadi secara bulanan, di mana IHSG turun 12,99%. Namun, dalam tiga bulan terakhir, indeks masih mencatat penguatan 14,61%. Sementara itu, secara enam bulanan, IHSG justru merosot tajam sebesar 30,69%.
Kondisi ini menggambarkan bahwa meskipun ada pemulihan jangka pendek, tekanan jangka menengah dan panjang masih cukup kuat. Investor tampaknya masih mencermati berbagai faktor eksternal dan domestik yang mempengaruhi pergerakan indeks.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Ambruk 1,99%, Tapi 3 Saham Ini Justru Terbang
Rupiah Tertekan, Dolar AS Mendekati Rp 18.200
Bank Jago Catat Laba Bersih Naik 50% per September 2026
Pemegang Saham BEI Setujui Demutualisasi
BEI Bagikan Dividen Tunai Pertama Rp1,56 Triliun
BEI Targetkan 25 IPO Baru dan Transaksi Rp21 Triliun per Hari di 2027
