IHSG Jatuh ke 5.057, 523 Saham Melemah
Gambar atau konten salah?
Pasar saham Indonesia mengalami tekanan pada akhir pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah, tepatnya di level 5.057. Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 41 poin atau 0,80 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, IHSG membuka perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026, di level 5.066 — sudah berada di zona merah sejak awal. Sepanjang hari, indeks sempat menyentuh titik tertinggi di 5.116. Namun, titik terendahnya justru anjlok hingga 4.979.
Total nilai transaksi pada hari itu mencapai Rp 11,65 triliun. Sebanyak 37,62 miliar lembar saham berpindah tangan dalam 1,18 juta kali transaksi. Angka yang cukup besar untuk ukuran perdagangan harian.
Dari total saham yang diperdagangkan, mayoritas mengalami pelemahan. Sebanyak 523 saham tercatat melemah, sementara hanya 187 saham yang menguat. Sisanya, 81 saham, berada dalam posisi stagnan. Artinya, lebih dari setengah saham yang aktif diperdagangkan mengalami penurunan harga.
Kondisi ini menggambarkan sentimen pasar yang cenderung negatif. Pelemahan IHSG di level 5.000-an menunjukkan tekanan jual lebih dominan dibandingkan minat beli investor pada akhir pekan tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SIG Pertimbangkan Buyback Saham di Tengah Gejolak Pasar
IHSG Melemah Meski Investor Asing Beli Bersih Rp253 M
Lagarde Mundur dari ECB, Efektif Februari 2027
IHSG Tembus 5.000, Investor Masih Defensif
Pendapatan PANI Naik 19%, Laba Melonjak 145% di Kuartal III 2026
WIKA Raup Penjualan Rp15,8 T per Kuartal III 2026
