IHSG Merosot 0,86%, Saham FAST Terpukul ARB
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026. Pergerakan indeks hari ini cukup fluktuatif—sempat menyentuh level tertinggi di awal sesi pembukaan, lalu berbalik arah ke zona merah.
Berdasarkan data dari RTI Business, IHSG turun 0,86 persen ke posisi 6.394,12 pada akhir perdagangan. Di awal sesi, indeks sempat melesat ke level 6.490,91 sebelum longsor hingga 1 persen ke titik terendah hariannya di 6.380,46.
Volume transaksi hari ini tercatat mencapai 36 miliar lembar saham dengan total nilai Rp 14,27 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.202.009 kali transaksi.
Indeks saham unggulan, LQ45, juga ikut terkoreksi. LQ45 turun 0,56 persen ke angka 627,468 pada penutupan. Secara keseluruhan, dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 238 saham berhasil menguat, 363 saham justru melemah, dan 188 saham tidak bergerak alias stagnan.
Meski hari ini turun, IHSG sebenarnya masih mencatatkan kenaikan 2,01 persen dalam sebulan terakhir. Namun jika dihitung dari awal tahun 2026, kinerja indeks masih negatif—terkoreksi 26,05 persen.
Beberapa emiten mencatatkan pelemahan cukup dalam. PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), pengelola gerai KFC di Indonesia, menjadi salah satu yang paling tertekan. Saham FAST menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB) dengan koreksi 14,72 persen ke level Rp 452 per saham.
Disusul PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) yang melemah 10,69 persen menjadi Rp 234 per saham. Di urutan berikutnya, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) turun 9,50 persen ke Rp 162 per saham. Sementara itu, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) juga ikut tertekan dengan koreksi 9,41 persen ke posisi Rp 15.650 per saham.
Meskipun IHSG masih bisa naik dalam sebulan terakhir, tekanan jual hari ini cukup dominan. Lebih banyak saham yang melemah dibandingkan yang menguat. Kondisi ini bisa jadi cerminan sentimen pasar yang masih hati-hati, terutama dengan koreksi tahunan yang hampir mencapai 26 persen.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait