IHSG Tembus 6.340, Reli Sembilan Hari Beruntun
Gambar atau konten salah?
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan penguatan pada penutupan perdagangan Selasa, 21 Juli 2020. Ini adalah hari kesembilan berturut-turut indeks saham bergerak naik. Reli panjang ini dimulai sejak Kamis, 9 Juli 2020, ketika IHSG berada di level 5.912,44.
Data dari RTI Business menunjukkan IHSG ditutup menguat 1,74% ke posisi 6.340,02. Sejak pembukaan pagi tadi di level 6.273,57, indeks terus bergerak positif hingga akhir sesi perdagangan. Volume perdagangan tercatat mencapai 51,06 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 21,50 triliun. Frekuensi perdagangan hari ini mencapai 2.942.060 kali.
Pergerakan IHSG juga diikuti oleh indeks LQ45 yang menguat 1,42% ke level 636.637. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 421 saham tercatat menguat, 205 saham melemah, dan 169 saham bergerak stagnan.
Saham-saham konglomerat mendominasi penguatan di indeks LQ45 hari ini. Posisi teratas ditempati oleh PT Darma Henwa Tbk (DEWA), bagian dari Bakrie Grup, yang naik 10,55% ke harga Rp 440 per saham. Disusul oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) milik konglomerat Prajogo Pangestu yang menguat 9,70% ke Rp 735 per saham. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk, milik konglomerat Agoes Projosasmito, juga naik 6,98% ke level Rp 4.290 per saham.
Reli sembilan hari beruntun ini menunjukkan momentum positif di pasar modal Indonesia. Sejak awal Juli, IHSG telah bergerak naik dari level 5.912,44 ke posisi saat ini, mencerminkan kepercayaan investor yang masih terjaga di tengah berbagai dinamika ekonomi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
