India Rekor 50 Kota Terpanas, Suhu Mencapai 46,2°C di April
Gambar atau konten salah?
India menjadi satu negara yang mencatatkan 50 kota terpanas di dunia pada akhir April 2023. Data ini dikumpulkan oleh AQI, platform pemantauan kualitas udara, yang menilai suhu selama 24 jam, termasuk puncak siang dan titik terdingin malam, serta curah hujan, kecepatan angin, dan kelembapan.
Di 27 April 2023, suhu puncak rata‑rata di 50 kota terpanas mencapai 44,7 derajat Celsius. Kota Banda di Uttar Pradesh, dengan iklim subtropis keras, memimpin daftar. Suhu di Banda pada hari itu melonjak hingga 46,2 derajat Celsius, nilai tertinggi yang pernah tercatat di planet ini pada tanggal tersebut. Suhu terdingin di Banda, pada dini hari, berada di 34,7 derajat Celsius.
“Tidak ada preseden modernuntuk kejadian ini. Ini bukan bulan April yang normal. Dan ini menuntut evaluasi serius yang berlandaskan data,” kata AQI.
Gelombang panas ekstrem India pada paruh kedua bulan lalu termasuk di antara yang paling parah, jika bukan yang terparah, untuk bulan April, yang biasanya bukan bulan terpanas sepanjang tahun, ungkap Maximiliano Herrera, ahli iklim dan sejarawan cuaca. Puluhan bahkan ratusan rekor suhu panas April telah terpecahkan.
Meski data harian tidak serta merta menunjukkan tren, India sudah lama bergulat dengan suhu panas yang semakin intens, didorong oleh krisis iklim. Musim panas menjadi lebih panas dan datang lebih awal. Tahun lalu, suhu di beberapa wilayah melonjak di atas 37,8 derajat Celsius, naik hingga 2,8 derajat Celsius di atas rata‑rata musimannya.
Para pakar memperingatkan bahwa suhu panas di India dapat melampaui batas kemampuan bertahan hidup bagi manusia sehat pada tahun 2050. Suhu panas adalah jenis cuaca ekstrem paling mematikan, dan kelompok rentan—anak-anak, lansia, serta pekerja luar ruangan—terdampak paling berat. Panas ekstrem mengancam pertanian dan produksi pangan, serta menekan perekonomian dan sistem perawatan kesehatan.
Gelombang panas tahun ini terjadi saat negara tersebut juga tengah bergulat dengan dampak perang di Iran yang memutus pasokan minyak. India mengalami kekurangan bahan bakar tepat pada saat kebutuhan energi pendingin melonjak drastis.
Beberapa pihak khawatir akan datangnya musim panas yang lebih menyengat di masa mendatang. Departemen Meteorologi India memperingatkan bahwa beberapa wilayah berpotensi menghadapi suhu musim panas di atas rata‑rata. Prediksi kedatangan El Nino juga dapat menjadi pertanda buruk bagi musim hujan. Departemen Meteorologi India memprakirakan curah hujan akan berada di bawah rata‑rata, memicu kekhawatiran bagi pertanian serta waduk dan akuifer sumber air minum. Fenomena El Nino sebelumnya mengakibatkan curah hujan lebih rendah dan kekeringan lebih parah di sana.
Peristiwa ini menegaskan bahwa perubahan iklim semakin mempengaruhi pola cuaca ekstrem di India. Dampak langsungnya terlihat pada kesehatan, pertanian, dan ketahanan energi, menandakan perlunya upaya mitigasi dan adaptasi yang lebih intensif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Google Ungkap Cara Jitu Kendalikan Biaya Token AI
Logitech Rilis Kamera AI yang 'Hilang' untuk Ruang Rapat
Iran Eksploitasi Celah SS7 untuk Lacak Tentara AS
Prediksi Final Piala Dunia 2026 Viral, Netizen Curiga
Cyber Breaker Season 3: Peserta Melonjak ke 916
Piala Dunia 2026: 48 Tim, Tiga Negara, Hadiah Fantastis
