Indofarma Tunjuk Direktur Utama Baru

Fitri A. · 2 min baca · 51 menit lalu · 18 dibaca
Bisik.id
Indofarma Tunjuk Direktur Utama Baru

Gambar atau konten salah?

PT Indofarma (Persero) Tbk resmi memiliki pemimpin baru. Dicky Henria Nugraha ditunjuk sebagai Direktur Utama, menggantikan Sahat Sihombing. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026.

Acara tersebut berlangsung di Indonesia Health Learning Institute (IHLI) Bio Farma Group, Jakarta, pada Kamis 29 Oktober 2026. Dalam agenda tunggal rapat, pemegang saham memutuskan untuk memberhentikan Sahat Sihombing dari jabatannya. Manajemen menyampaikan terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan selama masa jabatannya. Langkah selanjutnya, Dicky Henria Nugraha diangkat sebagai Direktur Utama yang baru. Pernyataan resmi manajemen dirilis pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Manajemen juga memaparkan kondisi perusahaan hingga September 2026. Kinerja menunjukkan perbaikan, terutama dari program restrukturisasi yang terintegrasi. Program ini dirancang untuk keberlanjutan usaha. Salah satu indikator perbaikan yang mencolok adalah penurunan kerugian. Angkanya turun drastis sebesar 76,7%. Pada tahun 2024, kerugian mencapai Rp 334,5 miliar. Angka ini menurun menjadi Rp 77,9 miliar pada tahun 2025.

Memasuki tahun 2026, perusahaan terus melanjutkan program restrukturisasi dan penguatan fundamental. Hingga September 2026, tren perbaikan kinerja terus terlihat. Indikator keuangan menjadi fokus utama. Perusahaan juga telah memenuhi kewajiban pembayaran kepada kreditur Tipe B dan Tipe C. Pembayaran dilakukan sesuai jumlah dan jadwal yang ditetapkan. Ini adalah bentuk komitmen untuk menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.

Namun, di tengah proses pemulihan, kecukupan modal kerja masih menjadi tantangan. Perusahaan terus berupaya mengatasinya. Upaya tersebut meliputi penguatan dukungan dari Pemegang Saham, optimalisasi kerja sama dengan mitra bisnis, dan pengelolaan arus kas secara hati-hati atau prudent.

Dengan fundamental yang semakin membaik dan restrukturisasi yang konsisten, perusahaan menargetkan beberapa hal. Targetnya adalah menjaga kesinambungan operasional, mencapai target kinerja tahun 2026, dan membangun momentum menuju pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. Semua ini diharapkan memberikan nilai tambah bagi Pemegang Saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi setelah perubahan:

  • Dewan Komisaris
    • Komisaris: Didi Agus Mintadi
  • Direksi
    • Direktur Utama: Dicky Henria Nugraha
    • Direktur Operasional: Andi Prazos

Secara keseluruhan, pergantian pucuk pimpinan ini terjadi di saat perusahaan sedang dalam fase pemulihan. Program restrukturisasi yang sudah berjalan menunjukkan hasil positif, terutama dalam menekan kerugian. Tantangan utama yang masih dihadapi adalah kecukupan modal kerja, yang coba diatasi melalui berbagai strategi pendanaan dan operasional.

IndofarmaDirektur Utama baruRUPSLBRestrukturisasiPenurunan kerugianKecukupan modal kerjaKinerja keuanganPemulihan perusahaan

Komentar

Memuat komentar...