Indonesia Kirim Tiga Tim ke FIBA 3x3 Batam Stop 2026
Gambar atau konten salah?
Indonesia akan mengirimkan tiga tim untuk berlaga di ajang FIBA 3x3 Challengers Batam Stop 2026. Keputusan ini diambil oleh Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi). Mereka memilih pemain-pemain terbaik dari kompetisi Indonesia Basketball League (IBL) untuk bersaing di kancah internasional.
Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 2026 hingga 26 Juli 2026. Badan Tim Nasional (BTN) Perbasi menyusun komposisi ketiga tim berdasarkan hasil pemantauan di kompetisi domestik. Ini adalah bagian dari persiapan menghadapi persaingan global.
Ketiga tim tersebut menggunakan nama daerah. Ada Tim Balige, Tim Waisai, dan Tim Ambon. Sebagian besar pemain yang dipanggil adalah pemain dari klub-klub IBL.
Tim Waisai diperkuat oleh duet dari Tangerang Hawks, yaitu Mohammed Aymane Garudi Arip dan Justin Jaya Wiyanto. Mereka akan bermain bersama Daffa Dhoifullah (Pacific Caesar), Aven Ryan Pratama, dan Richard Cornellius.
Sementara itu, Tim Balige dihuni oleh Junior Erick Ibrahim (Dewa United), Hosea Kenneth Darmawan (Satria Muda), Aaron Nathanael, Halmaheranno Aprianto, I Made Duta Wahyundara, dan Hakim Abdul Malik Malano.
Untuk Tim Ambon, diperkuat oleh Kevin Moses Poetiray (Kesatria Bengawan Solo), Daniel Salamena (RANS Simba Bogor), Nazareth Fralex Ruimassa, dan Xavier Charles Cannefax.
Perbasi menunjuk Nico Donnda Fitzgerald sebagai pelatih untuk Tim Balige dan Tim Waisai. Sementara Tim Ambon akan ditangani oleh Andrey Rido Mahardika.
"Kami berharap para pemain bisa mempersiapkan diri dengan baik dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di Batam Stop nanti," ujar Sekretaris Jenderal DPP Perbasi, Nirmala Dewi, pada Selasa, 07 Juli 2026.
Dengan menurunkan tiga tim sekaligus, Perbasi berharap para pemain mendapatkan pengalaman bertanding yang maksimal. Mereka juga ingin pemain mampu bersaing di level internasional.
Persaingan di Batam dipastikan tidak mudah. Tim-tim Indonesia akan menghadapi lawan dari berbagai negara. Lawan-lawannya berasal dari Amerika Serikat, Taiwan, Spanyol, Republik Ceko, Lituania, Belgia, China, hingga Mongolia.
Keikutsertaan di FIBA 3x3 Challengers Batam Stop 2026 juga menjadi kesempatan bagi BTN Perbasi. Mereka bisa mengukur perkembangan para pemain Indonesia sebelum menghadapi agenda internasional berikutnya.
Turnamen ini menjadi ajang uji coba bagi pemain-pemain IBL untuk menunjukkan kemampuan mereka di panggung dunia. Dengan menghadapi tim-tim kuat dari berbagai benua, para pemain Indonesia diharapkan bisa mendapatkan pelajaran berharga. Pengalaman ini penting untuk meningkatkan kualitas basket 3x3 tanah air ke depannya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Timnas 3x3 Putri Siap Tempur di China
Buford Akui Boros Bola, Janji Pelita Jaya Lebih Rapi di Game 2 IBL
Pelita Jaya Siap Hadapi Bogor Hornbills di Final IBL 2026
Pelita Jaya Siap Balas Dendam, Hadapi Bogor Hornbills di IBL
Maxime Pellegrini: Pebasket 14 Tahun Raih Gelar Internasional Indonesia
Knicks Raih Gelar NBA 2026, Menang 4‑1 atas Spurs di Final
Berita Terbaru
Indonesia Kirim Tiga Tim ke FIBA 3x3 Batam Stop 2026
Menkeu Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL
Garcia: Kontroversi Balogun Tak Pengaruhi Belgia
Zulhas Luncurkan Alat Sampah Anti-Penuh 3 Tahun
Damkar Sumedang, Ucapkan Ultah Pakai Gas
Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia
Kemenkes Libatkan Polisi Usut Kematian Dokter PPDS