Infinix AI Glasses: Terjemahkan 169 Bahasa, Cuma Rp 2 Juta
Gambar atau konten salah?
Infinix meluncurkan kacamata pintar yang bisa menerjemahkan 169 bahasa secara langsung. Namanya Infinix AI Glasses. Harganya cuma Rp 1.999.000. Tapi apakah hanya itu kemampuannya? Tentu tidak. Masih ada fitur lain yang patut dilihat.
Sebelum masuk ke kecanggihan, ada satu hal menarik: kotak penjualan kacamata ini berisi tiga pilihan frame berbeda. Frame utama bernama Riviera, model vintage dengan bentuk sedikit oval. Frame kedua masih klasik tapi lebih kecil. Frame ketiga lebih sporty dan kasual, ukurannya lebih kecil dari Riviera dan Horizon. Tangkainya terbuat dari plastik berkualitas, dengan ujung berbahan baja tahan karat. Ujung itu menjadi tempat mengaitkan tangkai dan frame. Frame bisa dilepas-pasang, sementara tangkai hanya satu pasang. Di ujung satunya ada magnet untuk menghubungkan dengan alat pengisi daya.
Secara keseluruhan, tampilannya elegan meski beberapa frame bergaya klasik. Ketiganya cocok dipakai santai saat bepergian. Material kokoh, warna hitam memberi kesan mewah. Bentuknya tidak murahan. Dari sisi desain, tidak mengecewakan.
Fitur pintar ada di tangkai, bukan di lensa. Kacamata ini bisa dipakai mendengarkan musik, menelpon, merekam suara, dan menerjemahkan 169 bahasa secara real-time. Untuk menguji kualitas suara, penguji mencobanya di dalam ruangan, luar ruangan, dan saat mengendarai sepeda motor. Di dalam dan luar ruangan tidak ada masalah berkat teknologi ENC Noise Reduction. Suara jernih, enak didengar, meski elemen bass tidak terlalu terasa.
Saat mengendarai motor, kacamata tetap nyaman meski harus tertekan helm di sisi kiri dan kanan. Kualitas suara cukup baik. Tapi ada beberapa catatan. Ketika berpapasan dengan kendaraan lain, terutama yang mesinnya kencang, musik tidak terdengar jelas meski volume sudah maksimal.
Bagaimana dengan kemampuan menerjemahkan 169 bahasa? Teknisnya, penerjemahan dilakukan dengan merekam omongan lawan bicara. Semua kalimat masuk ke aplikasi AI Mate. Aplikasi yang sudah terhubung dengan kacamata ini kemudian menerjemahkannya dalam ruang percakapan. Pengguna bisa membalas dengan merekam suara sendiri ke dalam aplikasi. AI otomatis menerjemahkan ke bahasa lawan. Jawaban bisa diberikan dalam bentuk tulisan (menunjukkan HP) atau suara. Prosesnya sama untuk semua bahasa.
Fitur lain yang menarik adalah perekam suara. Suara yang direkam akan dikonversi menjadi teks. Hasilnya bisa diakses melalui aplikasi AI Mate. Fitur ini sangat berguna saat diskusi, sehingga tidak perlu mencatat manual. Juga bisa dimanfaatkan saat berada di tempat yang didominasi bahasa asing.
Berikut cara menghubungkan Infinix AI Glasses ke HP:
- Pastikan baterai kacamata terisi penuh.
- Kenakan kacamata. Jika terdengar suara AI "power on", berarti aktif.
- Saat terdengar "pairing", perangkat siap dihubungkan.
- Sambungkan ke HP Infinix melalui Bluetooth.
- Jika berhasil, akan terdengar "connected".
- Masuk ke aplikasi Infinix Mate atau gulir layar HP ke kanan.
- Klik logo Kacamata untuk masuk ke Joy Connect.
- Klik Infinix AI Glasses.
- Pilih Lebih Banyak Fitur.
- Pilih keunggulan yang ingin digunakan.
Baterai kacamata ini berkapasitas 110 mAh x 2. Daya tahan cukup lama. Saat diuji dengan mendengarkan musik dan menonton video YouTube, kacamata bertahan lebih dari 10 jam. Jika habis, pengisian penuh hanya butuh sekitar satu jam.
Kesimpulannya, Infinix AI Glasses tidak hanya membuat tampilan lebih keren dengan desain elegan. Kecanggihannya bisa membantu pengguna yang kesulitan berbahasa asing. Bukan sekadar mendengarkan musik atau menghasilkan suara nyaman, tapi dengan AI kamu bisa merekam, mentranskrip suara menjadi tulisan, hingga menerjemahkan bahasa. Semua ini bisa didapat dengan harga Rp 1.999.000.
Fakta menarik: fitur penerjemahan 169 bahasa dan perekam suara ke teks adalah kemampuan yang jarang ditemukan di kacamata pintar segini harganya. Ini menunjukkan bahwa Infinix mencoba menawarkan fungsi produktif di samping hiburan, tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo-Modi Sepakati Transaksi QRIS Indonesia-India
PDIP dan PKS Kritik Realisasi Anggaran Pendidikan 2025
Jemaah Haji Tertua Aceh, 94 Tahun, Meninggal di Madinah
PKB Kota Bandung Minta Farhan-Erwin Segera Solid
PDIP Santai Tanggapi Ambisi PSI Jadikan Jateng 'Kandang Gajah'
Ronaldo Akhiri Mimpi Piala Dunia, Spanyol Hentikan Portugal
