Jemaah Haji Tertua Aceh, 94 Tahun, Meninggal di Madinah
Gambar atau konten salah?
Seorang jemaah haji asal Aceh yang sempat dirawat di Arab Saudi akhirnya meninggal dunia. Namanya Abdul Rahman, berusia 94 tahun. Ia berasal dari Pidie Jaya dan tergabung dalam Kloter BTJ-13.
Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Ketua PPIH Debarkasi Aceh, Arijal. Ia mengonfirmasi bahwa Abdul Rahman mengembuskan napas terakhir pada Senin, 06 Juli 2026, sekitar pukul 07.30 waktu Arab Saudi.
Sebelum meninggal, Abdul Rahman menjalani perawatan di King Fahad Hospital, Madinah. Ia dirawat sejak 27 Mei lalu. Hasil diagnosa menunjukkan bahwa almarhum menderita kadar gula darah yang rendah.
"Semoga Allah SWT menerima amal ibadah, mengampuni segala dosa dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya," ucap Arijal.
Dengan meninggalnya Abdul Rahman, saat ini tidak ada lagi jemaah haji asal Aceh yang masih berada di Tanah Suci. Semua Tamu Allah dari Serambi Makkah sudah pulang ke tanah air.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji asal Aceh yang wafat mencapai 21 orang. Dari jumlah tersebut, 20 orang meninggal di Arab Saudi. Satu orang lainnya meninggal di dalam pesawat, tepat saat akan mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.
Jemaah yang wafat di Aceh dibawa pulang ke rumah duka di Aceh Timur. Sementara 20 jemaah lainnya dimakamkan di Tanah Suci.
Berdasarkan data PPIH, Kloter-13 menjadi kelompok dengan jumlah jemaah wafat terbanyak, yaitu 6 orang. Kloter-9 dan Kloter-10 masing-masing kehilangan 3 orang. Sisanya tersebar dari beberapa kloter lainnya.
Secara keseluruhan, dari 21 jemaah haji Aceh yang wafat, hanya satu orang yang meninggal di dalam pesawat saat hendak mendarat di Aceh. Jenazahnya dibawa pulang ke rumah duka di Aceh Timur. Sementara 20 jemaah lainnya dimakamkan di Tanah Suci.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
