Prabowo-Modi Sepakati Transaksi QRIS Indonesia-India
Gambar atau konten salah?
Presiden Prabowo Subianto menerima Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada pagi hari ini. Pertemuan kedua pemimpin membahas sejumlah kerja sama bilateral. Salah satu topik utama adalah sistem pembayaran lintas batas menggunakan kode QR, atau yang dikenal sebagai cross border QR payment linkage.
Lewat sistem ini, warga Indonesia bisa melakukan pembayaran di India menggunakan QRIS (Quick Response Indonesian Standard). Begitu pula sebaliknya. Mekanisme serupa sebenarnya sudah berjalan di beberapa negara lain. Sebut saja Malaysia, Singapura, Thailand, hingga Jepang.
"Guna memperkuat kerja sama sektor keuangan, kami menyambut baik kemajuan pembahasan sistem pembayaran lintas batas berbasis QR antara Indonesia dan India," ujar Prabowo dalam keterangan pers bersama Modi, pada Selasa, 07 Juli 2026.
Presiden Prabowo berharap sistem QRIS lintas batas ini bisa meningkatkan efisiensi transaksi. Ia juga menekankan potensinya untuk memperkuat ketahanan sektor keuangan di kedua negara.
Sebelum pertemuan ini, Bank Indonesia (BI) sudah menetapkan target. Gubernur BI menargetkan QRIS bisa digunakan di China dan Korea Selatan pada kuartal I-2026. Artinya, transaksi digital bisa langsung dilakukan tanpa perlu menukar uang tunai terlebih dahulu.
Bank Indonesia juga sudah memulai pembahasan untuk QRIS lintas batas dengan India dan beberapa negara lainnya. Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers virtual pada Rabu, 21 Januari 2026.
"Dan kita seperti diketahui sedang melakukan diskusi yang intens dengan India dan kemungkinan nanti juga dengan beberapa negara lainnya," tutur Filianingsih.
Sistem pembayaran lintas batas ini menjadi salah satu agenda penting dalam hubungan bilateral Indonesia-India. Kedua negara melihat potensi besar dalam memperlancar arus transaksi digital antarwarga negara mereka. Dengan kata lain, wisatawan atau pelaku usaha dari Indonesia yang berkunjung ke India tidak perlu lagi repot-repot mencari tempat penukaran uang. Cukup dengan memindai kode QR, pembayaran selesai dalam hitungan detik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
