Xiaomi 17T Pro Review: Baterai 7.000 mAh, Isi 45 Menit

Andi B. · 5 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Xiaomi 17T Pro Review: Baterai 7.000 mAh, Isi 45 Menit

Gambar atau konten salah?

Beberapa bulan lalu, Xiaomi meluncurkan Xiaomi 17 series sebagai penerus Xiaomi 15 series. Lompatan ini juga terjadi di lini T-series, yang kini menghadirkan Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro.

Review ini fokus pada Xiaomi 17T Pro. Ponsel ini resmi menjadi varian tertinggi karena ukurannya lebih besar dari versi standar. Konfigurasi kameranya masih sama seperti edisi sebelumnya. Tapi ada peningkatan di chipset, baterai, dan pengisian daya.

Xiaomi 17T Pro diluncurkan hanya delapan bulan setelah Xiaomi 15T series. Apakah peningkatannya cukup berarti? Berikut ulasannya.

Desain

Jangan kaget kalau merasa deja vu saat melihat Xiaomi 17T Pro. Dari semua sisi, ponsel ini terlihat persis seperti Xiaomi 15T Pro. Perbedaan dimensinya hampir tidak terasa.

Bobot Xiaomi 17T Pro adalah 219 gram dengan ketebalan 8,3 mm. Sebagai perbandingan, Xiaomi 15T memiliki bobot 210 gram dan ketebalan 8 mm. Mengingat Xiaomi 17T Pro membawa baterai yang jauh lebih besar, selisih bobot dan ketebalan yang sangat kecil ini cukup mengesankan.

Di bagian belakang, ada modul kamera berbentuk persegi yang cukup menonjol. Tulisan 'Leica' terpampang di tengahnya. Panel belakangnya dilapisi Gorilla Glass 7i. Lebih tahan gores, tapi terasa agak licin di tangan.

Bingkainya terbuat dari aluminium alloy dengan warna senada panel belakang. Xiaomi 17T Pro terasa tangguh tapi tetap premium. Ponsel ini juga tahan percikan air dan debu berkat rating IP68.

Bingkai dan panel belakangnya benar-benar datar tanpa lengkungan. Tapi sudut-sudutnya tidak tajam. Ponsel ini nyaman digenggam berlama-lama.

Xiaomi 17T Pro hadir dalam tiga pilihan warna. Varian yang diuji adalah Black. Berkat finish matte, ponsel ini tidak mudah kotor oleh sidik jari.

Secara keseluruhan, Xiaomi 17T Pro mungkin terlihat sama seperti pendahulunya. Tapi feel-nya di tangan terasa lebih premium. Bodinya sedikit menggendut, tapi sebanding dengan upgrade yang dibawa.

Layar

Spesifikasi display Xiaomi 17T Pro tidak berubah dari generasi sebelumnya. Layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1,5K (2772 x 1280 pixel). Warnanya tajam dan akurat.

Tingkat kecerahan puncak mencapai 3.500 nits. Visibilitas layarnya sangat tinggi dalam berbagai kondisi. Tidak perlu khawatir saat mengambil foto atau membuat konten di bawah sinar matahari terik.

Ada dua pilihan setelan refresh rate. Default mengubah refresh rate secara dinamis hingga 144Hz tergantung skenario penggunaan. Custom memungkinkan pengguna memilih antara 60Hz atau hingga 144Hz.

Refresh rate 144Hz hanya tersedia untuk aplikasi tertentu, seperti Google Chrome dan Instagram. Tapi pada kenyataannya, refresh rate mentok di 120Hz saat membuka dua aplikasi tersebut. Tidak bisa naik sampai 144Hz.

Berbeda dengan Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra, layar Xiaomi 17T Pro belum mendukung teknologi LTPO. Saat layar tidak digunakan atau saat always-on display aktif, refresh rate turun hingga 30Hz.

Layar Xiaomi 17T Pro sudah mendukung Dolby Vision dan HDR10+. Pengguna bisa menikmati konten YouTube dalam kualitas tertinggi. Ponsel ini juga mendukung Widevine L1 untuk streaming Netflix dalam kualitas tertinggi.

Sensor sidik jari ada di layar. Posisinya agak terlalu ke bawah, mendekati bezel. Tapi tetap responsif dan akurat. Bezel di sekeliling layar sangat tipis dan simetris. Tampilannya terlihat lebih premium.

Kamera

Konfigurasi kamera Xiaomi 17T Pro masih sama seperti pendahulunya. Kamera utama 50 MP dengan OIS menggunakan sensor Light Fusion 950. Kamera periskop telephoto 50 MP dengan optical zoom 5x dan OIS. Kamera ultrawide 13 MP. Kamera depan 32 MP untuk selfie dan vlog.

Seperti ponsel kolaborasi Leica lainnya, ada dua pilihan gaya pemrosesan. Leica Authentic dengan warna yang lebih true-to-life. Leica Vibrant dengan saturasi warna lebih tinggi.

Hasil kamera utama memiliki warna cerah dengan detail mengagumkan. Pemisahan subjek dengan latar belakang menggunakan mode Photo sudah cukup bagus. Untuk hasil dramatis, bisa menggunakan mode Portrait.

Kamera telephoto adalah jagoan Xiaomi 17T Pro. Hasil tangkapan dengan zoom 5x memiliki detail kaya. Tapi warnanya sedikit lebih pucat dibanding kamera utama.

Kamera telephoto ini juga bisa dipakai untuk foto makro dengan jarak fokus 30 cm. Mode Super Macro mengambil foto makro dengan zoom 5x secara default. Bisa juga menggunakan zoom 10x di mode Photo untuk hasil lebih dekat.

Dalam kondisi minim cahaya, kamera Xiaomi 17T Pro tetap bersinar. Hasil fotonya tajam dengan dynamic range luas tanpa artefak aneh. Bahkan hasil foto dengan zoom 5x di pencahayaan minim tetap memuaskan. Noise sangat minimal.

Performa dan baterai

Xiaomi 17T Pro ditenagai chipset flagship MediaTek Dimensity 9500. Chipset ini dibuat dengan fabrikasi 3nm dan mengandalkan CPU all big core.

Chipset dipasangkan dengan RAM LPDDR5X 12GB dan memori internal hingga 512GB dengan format UFS 4.1. Versi dengan storage 1TB tidak hadir tahun ini. Mungkin karena krisis chip memori dan storage yang menekan semua vendor ponsel.

Konfigurasi hardware ini memberikan performa sangat mulus dalam berbagai skenario. Mulai dari browsing dan scrolling media sosial, sampai multitasking dan gaming berat.

Game FPS seperti PUBG Mobile bisa dimainkan dengan pengaturan grafis rata kanan. Genshin Impact bisa dimainkan dalam kualitas grafis High secara default. Saat dinaikkan ke level Highest, gameplay masih sangat lancar tanpa lag.

Xiaomi 17T Pro juga diuji menggunakan aplikasi benchmark. Hasilnya bisa dilihat di bawah ini.

Upgrade terbesar adalah baterai yang kini menggunakan teknologi silikon karbon. Xiaomi mampu menyematkan baterai 7.000 mAh tanpa membuat dimensi ponsel lebih tebal.

Selama pengujian, baterai Xiaomi 17T Pro bertahan hingga dua hari untuk penggunaan normal. Seperti membuat dan mengedit konten, menjelajahi media sosial, mendengarkan lagu, dan main game.

Pengujian benchmark menggunakan PCMark menemukan battery life mencapai 18 jam 57 menit. Tidak terlalu jauh dari klaim Xiaomi yang menjanjikan daya tahan hingga 20,3 jam untuk penggunaan terus menerus.

Xiaomi juga meningkatkan pengisian cepat menjadi 100W. Naik tipis dari 90W di Xiaomi 15T Pro. Baterai dapat terisi hingga 35% dalam 15 menit, 63% dalam 30 menit, dan 100% dalam 45 menit.

Software

Xiaomi 17T Pro menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Xiaomi menjanjikan update sistem operasi hingga lima generasi Android dan update keamanan selama enam tahun. Sama seperti pendahulunya.

HyperOS 3 membawa banyak pembaruan. Salah satu yang paling signifikan adalah Xiaomi HyperIsland. Mirip seperti Dynamic Island di iPhone. Fitur ini bisa menampilkan hingga tiga notifikasi real time sekaligus di bilah status.

Xiaomi 17T Pro juga menjadi ponsel Xiaomi pertama yang mendukung transfer file ke iPhone dan perangkat Apple lainnya via Quick Share dan AirDrop. Tanpa aplikasi tambahan.

Ada fitur-fitur Xiaomi HyperAI untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas. AI Writing bisa meningkatkan dan membuat tulisan berdasarkan prompt. AI Speech Recognition mengubah audio menjadi teks dan membuat rangkumannya. AI Subtitles menerjemahkan panggilan video menjadi teks. Masih banyak lagi.

Xiaomi HyperAI juga menawarkan AI Creativity Assistant untuk mengedit foto dan video secara instan. Fitur AI Erase Pro semakin jago menghapus objek yang mengganggu di foto. Bagian yang dihapus digantikan secara alami.

Ada juga AI Beautify untuk mempercantik hasil foto agar lebih sinematik. AI Image Expansion untuk memperluas latar belakang foto. AI Film untuk membuat video secara otomatis dari foto dan klip pendek.

Opini

Xiaomi 17T Pro mungkin tidak membawa banyak peningkatan hardware yang signifikan. Tapi ponsel ini memberikan performa mengesankan dari segi kamera, display, baterai, dan kinerja chipset. Semuanya dibalut dalam perangkat dengan desain premium.

HyperOS 3 semakin matang dengan fitur-fitur AI yang membantu kegiatan sehari-hari. Sistem operasi ini tidak hanya mendukung ekosistem Xiaomi yang luas, tapi juga perangkat Apple berkat integrasi Quick Share dan AirDrop.

Xiaomi 17T Pro patut dipertimbangkan jika mengincar Xiaomi 17 edisi reguler tapi menginginkan baterai dan layar yang lebih besar. Harganya jauh lebih terjangkau dibandingkan Xiaomi 17, bahkan di tengah krisis RAM yang memaksa harga ponsel naik gila-gilaan.

Peningkatan dari Xiaomi 15T Pro ke 17T Pro memang tidak revolusioner. Tapi baterai 7.000 mAh, pengisian 100W, dan chipset Dimensity 9500 membuatnya layak dilihat sebagai opsi yang solid di kelasnya. Terutama bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan dan performa tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam untuk seri flagship utama.

Xiaomi 17T ProReviewKameraBateraiChipsetHyperOS 3Desain

Komentar

Memuat komentar...