Inggris Bisa Pakai Viagra Lawan Efek Ketinggian Azteca
Gambar atau konten salah?
Piala Dunia 2026 menyajikan tantangan unik bagi Timnas Inggris. Mereka harus menghadapi Meksiko di babak 16 besar, tepatnya di Stadion Azteca, Mexico City. Pertandingan ini dijadwalkan pada Senin, 06 Juli 2026, dini hari WIB.
Masalahnya bukan cuma lawan. Inggris harus terbang dari Atlanta, Amerika Serikat, menuju Mexico City. Perjalanan lintas negara ini memakan waktu dan tenaga. Sementara Meksiko sudah nyaman. Mereka sudah bermain di Azteca sejak fase grup. Tidak perlu bepergian jauh.
Stadion Azteca berada di ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut. Udara di sana tipis. Oksigennya sedikit. Pemain yang tidak terbiasa bisa cepat lelah dan pusing. Idealnya, tim membutuhkan waktu sepuluh hari untuk aklimatisasi. Tubuh perlu menyesuaikan diri dengan kadar oksigen yang rendah.
Alternatif lain, datang mendekati waktu pertandingan. Dengan begitu, tubuh belum sempat merasakan dampak penuh dari ketinggian. Tapi Inggris tidak bisa melakukan dua opsi itu. Jarak antara pertandingan terakhir mereka melawan RD Kongo dan laga melawan Meksiko hanya lima hari. Waktunya sempit.
FIFA juga punya aturan. Setiap tim wajib berlatih di stadion tempat pertandingan sehari sebelum kick-off. Aturan ini membuat Inggris tidak bisa datang di menit-menit terakhir. Mereka harus tiba lebih awal, lalu berlatih di Azteca. Artinya, mereka akan menghabiskan waktu lebih banyak di ketinggian sebelum bertanding.
Kubu Inggris pun harus memutar otak. Solusi yang tidak biasa mulai dibahas. Menurut laporan dari TalkSports, Viagra bisa menjadi jawaban. Obat yang dikenal sebagai pil vitalitas pria ini ternyata punya efek lain.
Awalnya, Viagra dikembangkan untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Zat aktif di dalamnya melebarkan pembuluh darah. Efek ini juga bekerja di paru-paru. Dengan melebarkan pembuluh darah di paru-paru, tekanan darah di area itu turun. Aliran darah jadi lebih lancar. Akibatnya, rasa lelah dan pusing akibat kekurangan oksigen bisa berkurang.
Badan Anti Doping Dunia, atau WADA, tidak melarang penggunaan Viagra oleh atlet. Jadi, pemain Timnas Inggris aman dari sanksi jika mengonsumsinya. Mereka bisa menggunakan obat ini untuk membantu fisik mereka bertahan di ketinggian Azteca.
Ini bukan pertama kalinya Viagra dikaitkan dengan olahraga di ketinggian. Beberapa atlet sepeda dan pendaki gunung sudah menggunakannya. Tapi untuk sepak bola, ini masih terbilang baru. Inggris mungkin akan menjadi tim pertama yang secara terbuka mempertimbangkan opsi ini di Piala Dunia.
Pertandingan melawan Meksiko sendiri sudah sulit. Ditambah faktor ketinggian, tantangannya makin besar. Inggris harus mencari cara agar pemainnya tidak kehabisan napas di babak kedua. Viagra mungkin bukan solusi yang glamor, tapi bisa jadi solusi yang praktis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
