Intel Luncurkan Laptop Ultra Series 3 dengan AI di Indonesia
Gambar atau konten salah?
Intel resmi mengumumkan bahwa jajaran laptop terbaru yang didukung oleh prosesor Intel Core Ultra Series 3 kini tersedia di pasar Indonesia. Laptop ini menggunakan chipset terbaru yang sebelumnya dikenal dengan nama sandi Panther Lake, dan dibangun bekerja sama dengan para mitra hardware global terkemuka.
Prosesor generasi baru ini dibuat dengan teknologi pemrosesan Intel 18A yang sangat mutakhir. Arsitektur baru ini dioptimalkan khusus untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan (AI) yang semakin berat, sehingga dapat memproses data AI secara langsung di dalam perangkat tanpa harus selalu terhubung ke internet.
Chipset ini menggabungkan CPU, GPU, dan neural processing unit (NPU) dalam satu paket. Dengan kombinasi tersebut, laptop dapat mempercepat pemrosesan AI lokal hingga 50 TOPS. Selain itu, Xe3 arsitektur grafis terbaru terpasang, yang dipercaya dapat meningkatkan kualitas visual dan performa bermain game.
Keunggulan integrasi chip ini memungkinkan produsen merakit laptop yang lebih tipis dan ringan. Meski bodinya ringkas, perangkat ini tetap responsif saat dipaksa menangani beban komputasi tingkat tinggi. Para produsen dapat menyesuaikan desain agar tetap nyaman dipakai tanpa mengorbankan performa.
Secara global, diperkirakan akan ada lebih dari 200 desain laptop yang menggunakan Intel Core Ultra Series 3. Produk ini akan mencakup berbagai segmen pasar, mulai dari kelas premium, perangkat produktivitas, gaming, hingga kebutuhan korporat. Setiap segmen dirancang agar sesuai dengan kebutuhan spesifik pengguna.
Bos Intel Indonesia, Harry K. Nugraha, menegaskan bahwa peluncuran prosesor ini merupakan lompatan besar dalam peta jalan komputasi perusahaan. Ia menyatakan, “Intel Core Ultra Series 3 merupakan langkah maju yang signifikan dalam roadmap komputasi client kami,” kata Harry dalam acara peluncuran di Jakarta, Rabu (15 April 2026). Ia menambahkan bahwa komitmen perusahaan adalah menghadirkan produk dengan kombinasi performa tinggi dan efisiensi baterai yang luar biasa.
Harry juga menekankan pentingnya adopsi digital dan inovasi berbasis AI di Indonesia. Ia berkata, “Seiring pesatnya adopsi digital dan inovasi berbasis AI di Indonesia, kami berkomitmen untuk memberdayakan pengguna lokal dengan teknologi yang siap menghadapi tantangan di masa depan. Dengan dukungan mitra OEM terkemuka, konsumen, dan pelaku bisnis di Indonesia kini dapat merasakan pengalaman generasi baru komputasi berbasis AI,” tambahnya.
Mulai hari ini, konsumen dan pelaku bisnis di Indonesia sudah dapat meminang laptop canggih ini di berbagai jaringan ritel utama. Merek-merek besar seperti ASUS, Acer, Dell, HP, Lenovo, dan MSI telah menyiapkan jajaran produk andalan mereka. Setiap merek menyesuaikan desain dan fitur agar sesuai dengan karakteristik pasar masing-masing.
Dengan teknologi NPU bawaan, pengguna dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat berkat asisten pintar yang tidak memerlukan koneksi internet terus-menerus. Hal ini juga membantu menjaga daya baterai laptop tetap lama, sehingga tidak cepat habis saat digunakan untuk tugas berat.
Secara keseluruhan, peluncuran Intel Core Ultra Series 3 menunjukkan bahwa Intel berusaha memperkuat posisi di pasar laptop Indonesia dengan menawarkan solusi AI yang terintegrasi, efisien, dan dapat diakses oleh berbagai segmen konsumen. Produk ini menandai langkah maju dalam evolusi komputasi pribadi, memfasilitasi kebutuhan digital yang semakin kompleks di masa depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Spotify Luncurkan Chatbot AI untuk Pengguna Premium
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp25,5 Juta
Motorola Luncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2 di Indonesia
Motorola Razr Fold Resmi di Indonesia, Harga Rp 29,9 Juta
Tecno Pova 8 5G Resmi, Baterai 8.000 mAh Jadi Andalan