Jaslinda Ditemukan Selamat Setelah 14 Hari Hilang di Gunung

Dian P. · 3 min baca · 1 jam lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Jaslinda Ditemukan Selamat Setelah 14 Hari Hilang di Gunung

Gambar atau konten salah?

Jaslinda Saludin, seorang pendaki asal Malaysia berusia 49 tahun, ditemukan selamat setelah hilang selama 14 hari di Gunung Batu Putih, dekat Tapah, Perak. Kisah ini dimulai pada 23 Mei 2026 ketika Jaslinda menjadi bagian dari rombongan ekspedisi yang terdiri dari 14 pendaki dan dua pemandu gunung.

Hari berikutnya, 24 Mei, sekitar pukul 07.30 waktu setempat, pemandu terakhir melihat Jaslinda. Ia memutuskan berhenti sejenak karena kram dan nyeri hebat di kakinya. Setelah merasa lebih baik, Jaslinda melanjutkan pendakian seorang diri, mencoba mengejar kelompok yang sudah berjalan lebih dulu menuju puncak.

Pada hari yang sama, Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Perak menerima laporan darurat pukul 11.32 tentang dua pendaki terluka di Gunung Batu Putih. Namun, karena miskomunikasi dan asumsi bahwa Jaslinda sudah melaju ke puncak, posisinya tidak segera dilacak. Otoritas baru menyadari bahwa Jaslinda hilang secara misterius pada hari berikutnya. Ia tidak terlihat sama sekali oleh rombongan selama lebih dari 24 jam.

Operasi Pencarian dan Penyelamatan (SAR) skala besar dimulai segera. Setelah dua minggu pencarian intensif yang menegangkan dan sempat tanpa hasil, titik terang muncul pada 6 Juni 2026 sore waktu setempat. Jaslinda ditemukan lemas di sekitar perkampungan Orang Asli dekat Kampung Lubuk Gaharu di Pos Musoh, sekitar pukul 17.00. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis intensif akibat dehidrasi dan kelaparan akut setelah tubuhnya tidak menerima kalori selama 14 hari.

Koordinator Pemandu Gunung Perhutanan Perak, Muzafar Mohamad, menjelaskan bahwa lokasi penemuan Jaslinda berada di dalam zona pencarian yang sudah disisir berulang kali oleh tim penyelamat. Namun, kontur bumi yang sulit membuat keberadaannya sempat tersamarkan.

“Itu adalah area yang telah dilewati tim kami, baik dari bagian atas maupun bawah. Medannya sangat menantang, dipenuhi jurang, air terjun, dan kontur tanah yang sulit. Bahkan bagi pemandu gunung yang berpengalaman sekalipun, menjangkau beberapa bagian di sektor tersebut bukanlah perkara mudah,” kata Muzafar menggambarkan medan Gunung Batu Putih.

Setelah evakuasi, Jaslinda menahan tangis dan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam karena membuat repot dan khawatir masyarakat luas atas hilangnya dirinya yang begitu lama di gunung.

Dalam beberapa wawancara, Jaslinda mengisahkan penderitaannya selama hilang. Ia mengatakan bisa menyambung nyawanya dengan mengandalkan air seadanya yang ditemukan di alam, termasuk air yang tertampung di dalam tanaman kantong semar.

“Saya tidak punya makanan, saya tidak makan selama dua minggu. Saya hanya minum air... air yang gelap, air berwarna cokelat, hingga air yang saya temukan dari tanaman kantong semar. Jadi, mari kita semua bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk hidup,” kata Jaslinda.

Sementara itu, suaminya, Haszman Othman berusia 61 tahun, yang setia menunggu kabar baik selama dua minggu terakhir, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi tertinggi kepada seluruh tim gabungan yang tidak menyerah mencari istrinya.

“Terima kasih kepada semua yang terlibat, khususnya kepolisian, personel Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, organisasi non-pemerintah (NGO), masyarakat adat Orang Asli, serta semua sukarelawan yang telah tanpa lelah berpartisipasi dalam operasi pencarian istri saya,” kata Haszman.

Peristiwa ini menyoroti betapa sulitnya medan Gunung Batu Putih, sekaligus menunjukkan betapa pentingnya koordinasi dan komunikasi dalam operasi pencarian. Meskipun kondisi terjal dan kontur tanah yang rumit, kerja keras para pemandu, petugas SAR, dan masyarakat adat berhasil menemukan Jaslinda. Keberhasilan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas lembaga dan komunitas dapat mengatasi tantangan alam yang ekstrem.

Jaslinda SaludinGunung Batu PutihPencarian dan PenyelamatanDehidrasiKelaparanOrang AsliKoordinasiKomunikasi

Komentar

Memuat komentar...