KIP Kuliah Seleksi Mandiri PTN/PTS Dibuka 15 Juni 2026

Fandi R. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
KIP Kuliah Seleksi Mandiri PTN/PTS Dibuka 15 Juni 2026

Gambar atau konten salah?

KIP Kuliah jalur seleksi mandiri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sudah dibuka mulai 15 Juni 2026. Program ini ditujukan bagi mahasiswa berprestasi yang mengalami keterbatasan ekonomi.

Beasiswa KIP Kuliah berasal dari pemerintah. Ia menghapus biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan menyediakan dana untuk biaya hidup bulanan. Nilai bantuan dapat mencapai Rp 800 ribu hingga Rp 1,4 juta per bulan, tergantung kondisi keluarga.

Untuk dapat mendaftar, calon penerima harus memenuhi beberapa syarat. Pertama, harus lulus SMA atau sederajat pada tahun 2024, 2025, atau 2026. Kedua, harus lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru di PTN atau PTS yang terakreditasi resmi dan tercatat di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketiga, harus memiliki keterbatasan ekonomi, berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin, atau memiliki pertimbangan khusus.

Verifikasi keluarga miskin/rentan miskin dilakukan dengan urutan prioritas. Penerima KIP Pendidikan Menengah yang terdata pada Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) maksimal desil 4 dan lolos SNPMB (baik SNBP maupun SNBT) masuk ke dalam kategori pertama. Kategori kedua mencakup penerima KIP Pendidikan Menengah yang terdata pada DTSEN maksimal desil 4 dan lolos seleksi mandiri masuk PTN maupun PTS. Kategori ketiga melibatkan mahasiswa yang sudah lolos di PTN atau PTS, baik yang terdata atau tidak terdata pada DTSEN, namun dapat dibuktikan termasuk golongan miskin/rentan miskin melalui bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali sebulan di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) domisili asal mahasiswa, serta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) lengkap dengan dokumen pendukung seperti foto rumah dan rekening listrik. Semua dokumen ini diverifikasi dan divalidasi oleh perguruan tinggi.

Proses pendaftaran KIP Kuliah dimulai dengan menyiapkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email aktif. Selanjutnya, buat akun melalui portal KIP Kuliah. Sistem akan memverifikasi data tersebut. Jika lolos, nomor pendaftaran dan kode akses dikirim ke email yang terdaftar. Masuk kembali menggunakan nomor pendaftaran dan kode akses tersebut, lalu lengkapi semua tahapan pendaftaran. Pilih jalur seleksi mandiri 2026 pada sistem, selesaikan pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur tersebut, dan unggah semua dokumen yang diminta. Setelah itu, daftarkan diri pada seleksi mandiri PTN atau PTS tujuan. Kembali ke portal KIP Kuliah untuk sinkronisasi data. Jika dinyatakan lulus, perguruan tinggi tujuan akan melakukan verifikasi lanjutan dan mengusulkan mahasiswa kepada Kemdikta Saintek sebagai penerima KIP Kuliah.

Berikut jadwal pendaftaran KIP Kuliah 2026:

  • Akun siswa: 3 Februari 2026 – 31 Oktober 2026
  • KIP Kuliah SNBP: 10 Februari 2026 – 18 Februari 2026
  • KIP Kuliah SNBT: 25 Maret 2026 – 7 April 2026
  • KIP Kuliah Seleksi Mandiri PTN: 15 Juni 2026 – 31 Oktober 2026
  • KIP Kuliah Seleksi Mandiri PTS: 15 Juni 2026 – 31 Oktober 2026

Batas pendaftaran masih panjang hingga 31 Oktober 2026. Mahasiswa yang memenuhi syarat disarankan memanfaatkan kesempatan ini secepatnya.

Program KIP Kuliah membuka pintu bagi mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin, memungkinkan mereka melanjutkan pendidikan tanpa beban biaya. Dengan demikian, akses pendidikan menjadi lebih merata dan peluang bagi generasi muda untuk berkembang tidak terhalang oleh keterbatasan ekonomi.

KIP Kuliahseleksi mandiriPTNPTSUKTketerbatasan ekonomiBadan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi

Komentar

Memuat komentar...