Bekasi Siap Gelar Kejurnas Muaythai 2026, 500 Atlet Berlaga
Gambar atau konten salah?
Kota Bekasi akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Muaythai Indonesia pada tahun 2026. Sekitar 500 atlet dari berbagai daerah di Indonesia diprediksi akan ambil bagian dalam ajang ini.
Kompetisi ini diberi nama Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026. Rangkaian acara tidak hanya berisi pertandingan saja. Sebelumnya, akan ada Penataran Wasit, Juri, dan Pelatih yang digelar pada 2 Agustus 2026 hingga 4 Agustus 2026. Lokasi kegiatan ini berada di Asrama Haji Embarkasi Kota Bekasi. Setelah itu, pertandingan utama IMC 2026 akan berlangsung pada 5 Agustus 2026 sampai 10 Agustus 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi.
Persiapan kini sudah masuk ke tahap akhir. Berbagai hal seperti kesiapan teknis pertandingan, urusan administrasi, sampai fasilitas pendukung untuk atlet dan ofisial sedang difinalisasi. Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) menyatakan komitmennya untuk menghadirkan kejuaraan nasional yang profesional dan berkualitas.
PB MI juga terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi selaku tuan rumah. Dukungan dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama jajaran pemerintah daerah dan KONI Kota Bekasi, dianggap sebagai modal penting. Hal ini diharapkan membuat IMC 2026 bisa berjalan sukses, aman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi semua peserta.
Ketua Umum PB Muaythai Indonesia, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyampaikan pernyataan dalam keterangan persnya. Menurutnya, kejuaraan nasional bukan sekadar ajang untuk merebut medali. Lebih dari itu, ini adalah bagian penting dari proses pembinaan atlet nasional. "Kami ingin memastikan setiap atlet memperoleh pelayanan, fasilitas, dan kesempatan bertanding yang terbaik sehingga mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional," kata LaNyalla.
Wakil Ketua Umum PB MI Bidang Prestasi, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sangga Buana, mengatakan persiapan pra-saat ini sudah masuk ke tahap pemantapan. Panitia sedang memfokuskan perhatian pada proses entri nomor pertandingan dan pendataan kelas yang akan diikuti oleh seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai se-Indonesia. Langkah ini diperlukan agar penyusunan jadwal pertandingan dan semua kebutuhan teknis bisa dipersiapkan secara matang.
"Persiapan pra-event Kejuaraan Nasional Muaythai terus kami sempurnakan. Koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan, dan dukungan dari Wali Kota Bekasi beserta jajarannya, termasuk KONI Kota Bekasi, sangat baik," ujar Evi. Ia menambahkan, "Kami sekarang fokus pada entri berdasarkan nomor pertandingan sekaligus memastikan nomor kelas yang akan diikuti setiap Pengprov. Kami meminta seluruh Pengprov di Indonesia agar segera mendaftarkan atletnya."
Sekretaris Jenderal PB Muaythai Indonesia, Azwan Karim, menegaskan bahwa seluruh persiapan dilakukan dengan menempatkan kepentingan atlet sebagai prioritas utama. "Pembinaan atlet tidak hanya dilakukan di atas ring, tetapi juga melalui penyelenggaraan kejuaraan yang profesional. Karena itu kami memastikan setiap aspek, mulai dari perangkat pertandingan hingga pelayanan kepada seluruh kontingen dipersiapkan sebaik mungkin agar atlet dapat fokus menampilkan kemampuan terbaiknya. Kejurnas ini kami harapkan menjadi panggung lahirnya atlet-atlet masa depan Indonesia," kata Azwan.
Kejuaraan nasional ini menjadi salah satu agenda rutin PB MI dalam membina atlet. Dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai provinsi, ajang ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk mencari talenta baru yang potensial. Persiapan yang matang dari sisi teknis dan koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi kunci agar kompetisi berjalan lancar dan aman bagi semua pihak yang terlibat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
