Komdigi Rencanakan Pusat Data Lebih Merata ke Timur Indonesia

Bima J. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Komdigi Rencanakan Pusat Data Lebih Merata ke Timur Indonesia

Gambar atau konten salah?

Komunikasi dan Digital (Komdigi) bertujuan memperluas jaringan pusat data di seluruh Indonesia, termasuk ke wilayah timur yang belum banyak terwakili.

Direktur Jenderal Infrastruktur Digital, Wayan Toni Supriyanto, menegaskan bahwa sampai sekarang pusat data masih terkonsentrasi di barat. “Selama ini data center masih terkonsentrasi di kawasan barat Indonesia, sehingga perlu strategi baru agar distribusinya lebih merata,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Ke depan kita upayakan tidak hanya di barat, tapi juga ada di timur. Ini sedang kita siapkan dalam bentuk master plan dan roadmap data center.” Pernyataan ini diucapkan di IndoTelko Forum di Jakarta pada 29 April 2026.

Wayan menyoroti pentingnya pemerataan pusat data untuk mendukung ekosistem digital nasional. “Pemerataan ini penting untuk mendukung penguatan ekosistem digital nasional, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi dan pengolahan data seiring pesatnya perkembangan teknologi, seperti Artificial Intelligence (AI).”

Ia juga menegaskan bahwa pusat data tidak lagi sekadar fasilitas penyimpanan. “Data center kini tidak lagi sekadar fasilitas penyimpanan data, melainkan telah menjadi tulang punggung ekonomi digital dan fondasi utama pengembangan teknologi berbasis data.”

Menurut Wayan, pusat data telah menjadi bagian dari aset strategis digital. “Kebutuhan komputasi besar, penyimpanan data masif, hingga integrasi cloud dan edge computing akan terus meningkat,” jelasnya.

Untuk implementasi, Komdigi akan menilai kesiapan infrastruktur pendukung di timur, seperti jaringan fiber optik dan keberadaan sistem kabel laut (cable landing station) yang terhubung ke jaringan global. “Lokasinya tentu harus didukung infrastruktur, seperti fiber optik dan akses ke sistem kabel laut,” tambahnya.

Selain itu, pemerintah akan memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Pembangunan pusat data melibatkan berbagai aspek perizinan, mulai dari penyediaan listrik, lingkungan, hingga izin bangunan. “Semua harus terkoordinasi. Ada listrik dari PLN, air, izin lingkungan, dan lain‑lain. Itu yang sedang kita rapikan,” kata Wayan.

Melalui langkah ini, Komdigi berharap pusat data tidak hanya berkonsentrasi di barat, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital di timur sekaligus mengurangi kesenjangan infrastruktur antarwilayah.

Pemerintah juga membuka peluang investasi luas dalam pengembangan pusat data, dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan keberlanjutan, termasuk melalui konsep green data center.

Dengan rencana master plan dan koordinasi lintas lembaga, Komdigi menargetkan distribusi pusat data yang lebih merata, mendukung kebutuhan komputasi AI, dan memperkuat fondasi ekonomi digital di seluruh Indonesia.

Pusat DataDistribusi MerataWilayah TimurKomdigiAIFiber OptikGreen Data CenterEkonomi Digital

Komentar

Memuat komentar...