Konflik Pasangan di Pelabuhan Nusa Penida Berakhir Damai
Gambar atau konten salah?
Pada pukul 11.30 Wita, Rabu, 17 Juni 2026, Pelabuhan Nusa Penida di Klungkung, Bali, menjadi saksi aksi IPS (21) yang memicu kegemparan di antara wisatawan dan pedagang.
Sebuah wanita asal Sumatera Utara mengamuk, berlari, dan mengancam akan terjun ke laut. Ia berkelahi dengan pacarnya karena perbedaan pendapat tentang jam keberangkatan kapal laut ke Sanur.
Kejadian berdurasi lima menit menimbulkan ketegangan. Pasangan tersebut berpisah di Pelabuhan Buyuk, namun akhirnya duduk bersama di kantor polisi.
Menurut Kesuma Jaya, Kapolsek Nusa Penida mengetahui kejadian setelah warga setempat melaporkan. Kesuma Jaya menambahkan bahwa personel Polsek Nusa Penida dipimpin Bripka I Wayan Darmawan segera mengevakuasi wanita tersebut ke Mapolsek.
Beruntung personel Polsek Nusa Penida yang dipimpin Bripka I Wayan Darmawan dengan cepat mendatangi TKP. Lalu membantu menenangkan dengan berbicara dari hati ke hati, dan berhasil mengevakuasi wanita itu ke Mapolsek,
Kesuma Jaya menegaskan bahwa tugas polisi tidak hanya mengamankan pelaku kriminal, melainkan juga hal-hal yang dapat mengancam keselamatan jiwa masyarakat.
Syukur situasi dapat segera dikendalikan dan diselesaikan secara damai,
Setelah menenangkan pasangan tersebut, polisi menyatakan bahwa kedua belah pihak berbaikan dan tidak membuat laporan apapun.
Kesuma Jaya mengimbau warga agar menyelesaikan persoalan dengan berkomunikasi yang baik dan tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Kami mengimbau masyarakat agar mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Jangan ambil tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,
Kepolisian menilai pentingnya komunikasi yang baik untuk mencegah situasi berbahaya. Dengan pendekatan hati ke hati, situasi dapat segera dikendalikan dan diselesaikan secara damai.
Kejadian ini mengingatkan bahwa konflik kecil di pelabuhan dapat dengan cepat menimbulkan ketegangan di antara wisatawan. Kesiapan petugas polisi menjadi kunci dalam menjaga ketertiban dan keselamatan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Impes Beracun Mengancam Pengunjung Pantai Gunungkidul
Tren Liburan Kilat AS 2025‑26, Fokus Piala Dunia 2026
KTO Rilis Diskon 5.000 Won Bus Antar Kota untuk Turis Asing
Kamar Mandi Hotel Dekat Pintu: Alasan Praktis & Efisiensi
Artotel dan Perisai Luncurkan Wisata Psikologi Midhavana
11 Kepala Desa Jombang Terpesona IKN, Tanpa Anggaran Negara
Berita Terbaru
Konflik Pasangan di Pelabuhan Nusa Penida Berakhir Damai
Timnas Inggris Menjuarai Kroasia 4-2, Bellingham Penentu
Portugal vs Kongo: Ronaldo 41 Tahun Gagal Menembak
Apel Kamtibmas Lubuklinggau 18 Juni: Komitmen Keamanan
Wali Kota Medan Pastikan Rp10 Miliar Tender Satreskrim
Kebaya Viral di Puro Mangkunegaran: Kontroversi Izin Kirab
Alissa Wahid Diusulkan Jadi Wakil Ketua PBNU 2026‑2031
BGN Refokus Dana, Hilangkan MBG di 76 Sekolah Indonesia
Bakcang: Tradisi Makanan Peh Cun Beradaptasi di Indonesia