KTO Rilis Diskon 5.000 Won Bus Antar Kota untuk Turis Asing
Gambar atau konten salah?
Program baru Korea Tourism Organization (KTO) memungkinkan wisatawan asing mengunjungi Korea Selatan dengan biaya lebih rendah. Mulai 15 Juni 2026, penumpang dapat menikmati potongan 5.000 won (sekitar Rp 60 ribu) pada tiket bus ekspres antarkota.
Program ini memiliki kuota terbatas: hanya 8.000 turis internasional yang dapat memanfaatkan diskon. KTO melakukannya agar wisatawan tersebar lebih merata ke daerah-daerah yang belum sempat populer, selain ibu kota Seoul.
Kerjasama dilaksanakan bersama platform perjalanan Klook dan Go Hanpass. Selain potongan tiket, Go Hanpass menawarkan kupon tambahan bagi pengguna, sementara Klook menyediakan layanan eSIM gratis. Layanan ini dimaksudkan memudahkan para pengunjung selama perjalanan.
“Kami akan terus menjalankan promosi melalui kerja sama pemerintah dan sektor swasta agar wisatawan mancanegara dapat merasakan beragam daya tarik daerah dengan memanfaatkan jaringan transportasi lokal seperti bus dan kereta api,” kata perwakilan KTO, dikutip pada 18 Juni 2026.
Inisiatif ini diluncurkan ketika jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Korea Selatan meningkat. Pemerintah mencatat rekor tertinggi pada periode Januari‑April 2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Seoul masih menjadi tujuan utama bagi para wisatawan asing. Namun, pemerintah Korea Selatan sudah lama berusaha mengarahkan lebih banyak pengunjung ke kota-kota lain di luar ibu kota.
Hambatan utama adalah kurangnya pemahaman wisatawan tentang sistem pemesanan bus antarkota. Data Asosiasi Nasional Operator Terminal Bus Korea menunjukkan penumpang asing di terminal bus ekspres meningkat sejak pembayaran menggunakan kartu internasional diberlakukan pada Juli 2024.
Di kuartal pertama 2026, jumlah penumpang asing mencapai sekitar 382.000 orang, naik 32,2% dibandingkan 289.000 orang pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski angka meningkat, pemerintah menyebut banyak wisatawan masih membeli tiket langsung di terminal karena belum mengetahui layanan pemesanan online.
Program ini diharapkan dapat menyeimbangkan aliran wisatawan, memudahkan akses transportasi ke daerah lain, dan mengurangi kepadatan di kawasan metropolitan Seoul.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kamar Mandi Hotel Dekat Pintu: Alasan Praktis & Efisiensi
Artotel dan Perisai Luncurkan Wisata Psikologi Midhavana
11 Kepala Desa Jombang Terpesona IKN, Tanpa Anggaran Negara
Kebakaran Hutan di Kalimantan Membakar 500 Hektar Tanah
Yacht Australia Tanpa Awak Terdampar di Pantai Rote Ndao
Trans Luxury Surabaya Tawarkan Staycation Beach Club Premium
Berita Terbaru
KTO Rilis Diskon 5.000 Won Bus Antar Kota untuk Turis Asing
Timnas Jerman, Norwegia, Swiss Temui Ular Berbisa di Latihan
Unhas Umumkan Hasil Seleksi Mandiri 2026 dan Daftar Ulang
Stasiun Bogor Perpanjang Peron, Siap Tangan SF12 di Bogor
Unhas Naik ke Peringkat 861 QS Rankings 2027 di Indonesia
Kapal Tongkang Batubara Karam di Sukaresik, Risiko Pencemaran
Roti Bakar, Buah Magnesium dan Nasi Liwet Bakar Viral
Chery Luncurkan Robot AiMOGA Mornine Berbasis AI ChatGPT