Korea Selatan Menang 2-1 atas Ceko di Piala Dunia 2026
Gambar atau konten salah?
Korea Selatan memulai Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-1 atas Republik Ceko di Stadion Guadalajara, Meksiko, pada 12 Juni 2026. Pertandingan ini menjadi laga pembuka Grup A dan menandai debut Korea di turnamen ini.
Di babak pertama, tim Korea menampilkan penguasaan bola yang kuat. Son Heung‑min dan Lee Kang‑in sering menciptakan peluang, namun tidak berhasil menembus gawang Ceko. Sementara itu, Republik Ceko menekankan permainan fisik dan memanfaatkan situasi bola mati. Hasilnya, skor tetap 0-0 hingga waktu istirahat.
Pada menit ke-59, situasi berubah ketika Ladislav Krejčí, kapten Ceko, menembus gawang Korea dari lemparan jauh ke dalam kotak penalti. Gol itu memberi Ceko keunggulan 1-0 dan menjadi titik balik emosional bagi tim Eropa.
Korea segera menanggapi. Pada menit ke-67, Hwang In‑beom berhasil menyamakan kedudukan setelah serangan terkoordinasi. Gol ini menyalakan semangat pelatih Hong Myung‑bo dan mengembalikan tekanan pada pertahanan Ceko.
Momentum beralih sepenuhnya ke Korea. Pada menit ke-80, Oh Hyeon‑gyu, penyerang pengganti, menorehkan gol kemenangan. Ia memanfaatkan umpan silang rendah dari Hwang, menempatkan bola di dalam kotak penalti dan menutup peluang Ceko.
Selama sisa waktu, Republik Ceko berusaha menyeimbangkan skor. Mereka bahkan mencetak gol melalui sundulan Tomáš Souček, namun gol tersebut dianulir karena posisi offside. Kiper Korea, Kim Seung‑gyu, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, menjaga keunggulan timnya.
Hasil ini menempatkan Korea Selatan dalam posisi menguntungkan di Grup A, mengamankan tiga poin pada laga pembuka. Kemenangan ini juga memperpanjang tradisi positif Korea dalam meraih hasil baik di pertandingan pertama putaran final Piala Dunia.
Para pemain Timnas Korea Selatan merayakan kemenangan mereka di lapangan bersama para pendukung. Suasana di Stadion Guadalajara menjadi riuh dengan sorakan dan tepuk tangan, menandai kebanggaan bagi negara.
Secara keseluruhan, kemenangan ini menegaskan ketahanan dan kemampuan Korea Selatan untuk menyesuaikan strategi di lapangan. Keberhasilan ini memberi momentum positif bagi tim di sisa turnamen, sekaligus menegaskan posisi mereka sebagai pesaing serius di Grup A.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Pemerintah Batasi Pembelian Pertalite Bertahap
Saudi Alihkan Ekspor Minyak ke Pipa Mesir Akibat Ancaman Houthi
Pembatasan BBM Subsidi Sasar Warga Kaya Mulai 2026
Hilirisasi Mineral RI Tembus Rp 206,5 Triliun
Prabowo: Impor BBM Rp 537 Triliun Per Tahun Harus Dipangkas
Harga Minyak Global Anjlok Lebih dari 2%
Indonesia Resmi Berhenti Impor Solar per 1 Juli 2026
Prabowo Perintahkan Usut 1.000 Tambang Ilegal
Prabowo Target Bangun PLTS 100 GW, Ganti PLTD
Gempa Flores, PLN Fokus Pulihkan Listrik
