Kunjungan ke Kota Lama Semarang Tembus 236 Ribu Selama Libur Sekolah

Mira T. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Kunjungan ke Kota Lama Semarang Tembus 236 Ribu Selama Libur Sekolah

Gambar atau konten salah?

Selama liburan sekolah kali ini, Kota Lama Semarang menjadi tempat yang paling banyak didatangi wisatawan. Jumlah pengunjung di kawasan bersejarah itu sudah mencapai lebih dari 236 ribu orang. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengatakan bahwa Kota Lama Semarang merupakan destinasi paling favorit di provinsi ini selama masa libur sekolah.

Menurut Hanung, angka kunjungan itu naik sekitar 40 hingga 50 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. "Kalau di Kota Semarang, tentu Kota Lama dan sekitarnya," ujarnya saat dihubungi pada Rabu, 08 Juli 2026. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data sementara dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Jateng, rata-rata kunjungan harian ke Kota Lama mencapai sekitar 21.700 orang. Data itu dihimpun sejak awal libur sekolah hingga Selasa, 07 Juli 2026.

Hanung merinci, dari total hampir 236 ribu kunjungan, sekitar 235.900 orang adalah wisatawan domestik. Sementara itu, wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 2.400 orang. "Kota Lama meningkat sekitar 40-50 persen. Wisatawan Nusantaranya sudah sekitar 235.900 orang, sedangkan wisatawan mancanegara sekitar 2.400 orang. Jadi totalnya hampir 236 ribu kunjungan," katanya. Ia menambahkan bahwa tingginya angka tersebut menunjukkan kawasan bersejarah itu masih menjadi daya tarik utama wisata di Jawa Tengah, terutama bagi wisatawan lokal selama liburan sekolah.

Hanung juga menyebutkan bahwa data kunjungan ini masih terus berubah. "Ini datanya masih bergerak, tetapi ini sudah ada sedikit yang bisa kita lihat total kunjungan saat ini, yang meningkat di Kota Lama," ucapnya. Ia menambahkan bahwa di wilayah selatan Jawa Tengah, pantai-pantai di Kebumen hingga Purworejo juga ramai dikunjungi. Candi Borobudur, menurutnya, tetap menjadi tujuan wisata favorit.

Setelah Kota Lama Semarang, posisi kedua destinasi wisata paling banyak dikunjungi adalah Candi Prambanan di Kabupaten Klaten. Tempat itu mencatat 251.475 wisatawan. Peringkat ketiga ditempati wisata religi Makam Aulia Syeh Maulana Maghribi di Kabupaten Batang dengan 175.722 kunjungan. Berikutnya, Kawasan Dataran Tinggi Dieng di Kabupaten Banjarnegara dikunjungi 116.828 orang, dan Kawasan Rowo Jombor di Kabupaten Klaten mencatat 77.400 wisatawan.

Hanung mengungkapkan adanya perubahan tren wisata pada liburan kali ini. Pantai-pantai di kawasan selatan Jawa Tengah mengalami peningkatan kunjungan yang cukup besar dibanding tahun sebelumnya. "Ada sedikit pergeseran. Pantai Selatan di Purworejo dan Kebumen naik cukup tinggi. Wisatawan ingin mencari pengalaman baru, menikmati wisata alam, sekaligus karena aksesnya semakin mudah dan biayanya juga relatif terjangkau," jelasnya.

Meski begitu, Hanung menegaskan bahwa rekapitulasi kunjungan seluruh destinasi wisata di Jawa Tengah masih berlangsung. Data dari kabupaten dan kota belum semuanya masuk. "Nanti setelah masa liburan selesai akan kami rekap. Sekitar pertengahan Juli datanya sudah lebih lengkap. Tapi yang jelas sejauh ini tren kunjungannya meningkat cukup signifikan," pungkasnya.

Kota Lama Semarang memang sudah lama dikenal sebagai ikon wisata sejarah di ibu kota Jawa Tengah. Bangunan-bangunan kolonial Belanda yang masih terawat menjadi daya tarik utama. Lonjakan pengunjung selama libur sekolah ini memperkuat posisinya sebagai destinasi nomor satu di provinsi tersebut. Sementara itu, munculnya destinasi alternatif seperti pantai-pantai di selatan menunjukkan bahwa wisatawan mulai melirik tempat-tempat baru yang lebih alami dan terjangkau.

Kota Lama Semarangwisatawanliburan sekolahpeningkatan kunjungandestinasi favoritJawa Tengahtren wisata

Komentar

Memuat komentar...