Langsa Hancurkan 545.452 Rokok Ilegal, Rugi Negara 886 Juta
Gambar atau konten salah?
Di Langsa, 545.452 barang rokok ilegal senilai Rp 1,24 miliar yang ditangkap oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Langsa dimusnahkan. Penanganan rokok tersebut menimbulkan kerugian bagi negara sebesar Rp 886 juta.
“Barang hasil penindakan yang dimusnahkan merupakan akumulasi dari 63 Surat Bukti Penindakan (SBP) dalam periode Mei 2025 sampai dengan Februari 2026 dengan nilai barang sebesar Rp1,2 miliar,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto, kepada wartawan pada 10 April 2026.
Pemusnahan rokok berlangsung di kantor Bea Cukai Langsa dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) pada 9 April 2026. Rokok dibakar di beberapa tempat yang telah disiapkan. Dwi menjelaskan bahwa pemusnahan dilakukan untuk memastikan barang hasil penindakan tidak kembali beredar di masyarakat serta menjadi bagian dari penyelesaian barang hasil penindakan secara akuntabel.
Rokok yang dimusnahkan terdiri dari berbagai merek, antara lain H&D, Manchester, Englishman, Luffman, IB, Mer-C, Oris Pulse, Platinum Seven, Luckyman, dan lainnya. Keragaman merek menunjukkan peredaran rokok ilegal masih berlangsung dalam berbagai bentuk sehingga memerlukan pengawasan serta penindakan berkelanjutan.
Pemusnahan ini bukan sekadar tahapan administratif, melainkan bagian dari penegakan hukum untuk memastikan rokok ilegal tidak kembali beredar di masyarakat. Bea Cukai Langsa akan terus memperkuat pengawasan, bersinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, melindungi masyarakat, dan menjaga penerimaan negara dari sektor cukai, jelas Dwi.
Menurutnya, peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai atau yang tidak memenuhi ketentuan di bidang cukai berdampak pada hilangnya potensi penerimaan negara dan menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat bagi pelaku usaha yang patuh terhadap ketentuan. Pemusnahan dilakukan untuk menutup rangkaian proses penegakan hukum sekaligus mencegah barang ilegal kembali beredar di masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Langsa menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah kerjanya. Bea Cukai Langsa juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli, menjual, maupun mengedarkan rokok ilegal serta turut berperan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.
Rokok ilegal ini tidak memiliki stempel cukai, sehingga tidak memenuhi ketentuan cukai. Penghancuran rokok ini menegaskan bahwa penegakan hukum di sektor cukai di Langsa tetap aktif dan berfokus pada melindungi penerimaan negara serta mencegah persaingan tidak sehat di antara pelaku usaha yang mematuhi regulasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Juru Parkir Gagalkan Curian Rp 3,6 M, Dapat Hadiah Umrah
Ginjal Rusak Diam-diam: Waspada 4 Tanda Ini pada Diabetes
PDIP Sindir Balik Golkar Soal Listrik Padam
Piala Dunia 2026: Antara Hiburan dan Jerat Judi
Bupati Deli Serdang: Bayar PBB Syarat Perbaikan Jalan
Pengemudi Ojol Nekat Panjat Truk Dishub Demi Motor Tak Diangkut
Berita Terbaru
Haaland Makan Jantung dan Hati Sapi, Ahli Sebut Bahaya
Gemblong Persahabatan Ludes 4.000 Per Hari, Usaha Keluarga Elah
Paraguay kalahkan Turki 1-0 meski kena kartu merah
Wabah Pes Prasejarah Ditemukan pada Pemburu-Pengumpul Siberia
Peralihan Listrik MEP ke PLN Lampaui Target, Capai 102%
Juru Parkir Gagalkan Curian Rp 3,6 M, Dapat Hadiah Umrah
Aktor 'Preman Pensiun' Cuk Nugroho Meninggal Dunia
Pria 35 Tahun di Tasikmalaya Dua Kali Kena Stroke
