Lion Parcel Luncurkan MINIPACK, Hemat Ongkir 50%
Gambar atau konten salah?
Belanja daring sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia. Metode ini bahkan menjadi pilihan utama untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Produk-produk seperti pakaian, perawatan kulit, perhiasan, aksesori ponsel, hingga alat tulis kini lebih sering dibeli secara online. Alasannya? Lebih mudah dan efisien. Yang menarik, banyak dari barang-barang ini ternyata memiliki berat kurang dari 300 gram.
Namun, ada masalah yang sering muncul dalam proses pengiriman. Pelanggan kerap dikenakan tarif minimum 1 kilogram. Akibatnya, biaya ongkos kirim menjadi tidak sebanding dengan berat paket yang sebenarnya dikirim. Banyak yang merasa dirugikan.
Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, mengatakan tren ini memengaruhi kebutuhan layanan logistik yang terus berubah. Semakin banyak pelanggan yang mengirimkan paket ringan. Mereka membutuhkan layanan yang sesuai dengan karakteristik barang tersebut.
"Pengiriman paket ringan meningkat, namun banyak pelanggan mengeluh karena bayar ongkirnya tetap untuk 1 kilogram yang dirasa kurang efisien, bahkan beberapa pelanggan menyebutnya 'bayar angin'," ujar Kenny dalam siaran pers pada Minggu, 09 Agustus 2026.
Data internal Lion Parcel menunjukkan bahwa banyak barang yang umum dikirim masyarakat ternyata memiliki bobot di bawah 300 gram. Sayangnya, banyak pelanggan tidak mengetahui berat asli paket yang akan dikirimkan. Padahal, dengan mengetahui berat kiriman, masyarakat dapat memilih layanan pengiriman yang lebih sesuai dengan karakteristik barangnya.
Berikut beberapa jenis barang yang sering dikirim dan ternyata memiliki berat di bawah 300 gram:
- Dokumen dan Buku — Dokumen seperti surat, invoice, maupun berkas perusahaan umumnya memiliki bobot di bawah 300 gram. Begitu pula dengan berbagai jenis buku yang sering dibeli secara online, seperti buku saku atau buku tulis. Dengan mengetahui karakteristik paket tersebut, pelanggan dapat memilih layanan MINIPACK Lion Parcel agar biaya pengiriman lebih hemat karena tidak dikenakan tarif minimum 1 kilogram.
- Fesyen dan Aksesori — Produk fesyen dan aksesori menjadi salah satu kategori yang paling sering dibeli secara online. Menariknya, banyak produk di kategori ini memiliki berat di bawah 300 gram. Contohnya seperti hijab, kaus kaki, aksesoris kalung, gelang, anting, jepitan, dan lainnya.
- Beauty & Personal Care — Kebutuhan beauty & personal care kini semakin banyak dipenuhi melalui belanja online, mulai dari skincare, kosmetik, hingga obat-obatan. Produk seperti serum, sunscreen, dan lipstik umumnya memiliki bobot di bawah 300 gram.
- Perlengkapan Gadget — Perlengkapan gadget juga banyak dibeli secara online, seperti charger, kabel data, baterai, case handphone, hingga jam tangan, yang ternyata memiliki berat di bawah 300 gram.
"Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa banyak produk yang dibeli sehari-hari sebenarnya masuk kategori paket ringan. Dengan memilih layanan yang sesuai seperti MINIPACK, pelanggan bisa menikmati ongkos kirim yang lebih efisien. Sebagai contoh, pengiriman rute Jakarta-Makassar hanya dikenakan tarif Rp23.000 menggunakan MINIPACK, hemat hingga 50 persen dibandingkan layanan reguler sebesar Rp46.000 per kilogram. Begitu juga dengan rute Jakarta-Medan menggunakan MINIPACK hemat 50 persen Rp18.000, sementara reguler Rp36.000," jelas Kenny.
"Tren belanja produk beauty dan personal care saat ini didominasi pembelian dalam jumlah satuan, sehingga bobot paketnya relatif ringan. Untuk kebutuhan seperti ini, MINIPACK Lion Parcel dapat menjadi pilihan karena menawarkan ongkir lebih hemat tanpa mengurangi kualitas layanan, karena kecepatan pengiriman yang setara dengan layanan reguler," jelas Kenny.
Banyak pelanggan tidak menyadari bahwa barang-barang ringan seperti ini sebenarnya bisa dikirim dengan biaya lebih murah. Mereka terbiasa membayar tarif minimum 1 kilogram, padahal paketnya jauh lebih ringan. Layanan seperti MINIPACK hadir untuk menjawab keluhan tersebut. Dengan tarif yang lebih rendah, pelanggan bisa menghemat ongkos kirim secara signifikan. Kecepatan pengiriman pun tetap sama dengan layanan reguler. Ini menjadi solusi bagi mereka yang sering mengirim paket ringan dalam jumlah satuan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
MASTEL Desak Pemerintah Atur Kontribusi Platform Digital Global
Ekonom: RI Terjebak 5%, Butuh Ubah Haluan ke Ekspor
56% Perjalanan Bus AKAP di 115 Terminal Langgar Aturan
Harga Cabai Merah Melonjak 6,9% di Awal Agustus
Bandara Bandung Siap Layani Jet Mulai 14 Agustus 2026
Prabowo: RI Tetap Tenang di Tengah Krisis Energi