Prabowo: RI Tetap Tenang di Tengah Krisis Energi

Lia N. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Prabowo: RI Tetap Tenang di Tengah Krisis Energi

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia berhasil menjaga stabilitas energi di tengah kekacauan global. Di saat banyak negara mengalami kepanikan akibat gangguan pasokan energi, Indonesia justru mampu tetap tenang dan terkendali.

"Walaupun banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool masih tenang," ujar Prabowo dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, pada Jumat, 08 Agustus 2026.

Menurut Prabowo, pencapaian ini tidak terlepas dari peran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Pertamina. Kedua institusi tersebut dinilai berhasil mengelola energi nasional dengan baik. Dampaknya langsung terasa: harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak mengalami kenaikan, meskipun harga energi dunia sedang bergejolak. Pemerintah telah berkomitmen untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi hingga Desember 2026.

"Dan juga karena Menteri ESDM dan Pertamina bagus mengelola energi kita, kita bisa menjaga BBM yang disubsidi masih tidak naikkan," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti keberhasilan Indonesia di sektor pangan. Ia menyatakan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan. Sebagai bukti, ia menyebut kondisi gudang-gudang pangan di dalam negeri yang siap menghadapi berbagai ancaman.

"Swasembada pangan nyata. Periksa semua gudang, kita siap. Ancaman di dunia, kita siap. Swasembada pangan kita menuju, dan kita lebih kuat dari banyak negara lain," tutup Prabowo.

Pernyataan ini menegaskan keyakinan pemerintah terhadap ketahanan energi dan pangan nasional. Kedua sektor ini menjadi prioritas utama, terutama di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung.

stabilitas energiPrabowo Subiantoharga BBM subsidiswasembada panganPertaminaKementerian ESDMketahanan nasional

Komentar

Memuat komentar...