Mahasiswa Doktor Undang Pemilik Restoran ke Wisuda

Ika P. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Mahasiswa Doktor Undang Pemilik Restoran ke Wisuda

Gambar atau konten salah?

Seorang mahasiswa program doktor di China melakukan hal yang tidak biasa saat akan merayakan kelulusannya. Alih-alih hanya mengundang keluarga dan teman, ia memutuskan untuk mengajak pemilik restoran langganannya untuk hadir di acara wisuda.

Mahasiswa yang diketahui bernama marga Xiong ini sudah menjadi pelanggan setia sebuah rumah makan khas Hakka di Provinsi Guangdong selama tujuh tahun. Ia mengirimkan undangan tersebut melalui kolom catatan pada aplikasi pesan antar makanan. Bukan sekadar formalitas, undangan itu lahir dari kedekatan yang terjalin selama bertahun-tahun.

Xiong menempuh pendidikan di jurusan Pengobatan Tradisional China dan Kedokteran Barat Terpadu. Perjalanan akademiknya berlangsung lebih dari satu dekade, dari jenjang sarjana hingga doktor. Selama itu, rumah makan milik Luo Na dan suaminya, Liao, menjadi tempat favoritnya untuk mengisi perut di sela-sela kesibukan kuliah.

Dalam catatan pesanan yang dikirimkan melalui aplikasi pesan antar makanan, Xiong menuliskan undangan untuk Luo dan suaminya. "Dari jenjang sarjana hingga doktor, saya sudah makan di tempat Anda selama tujuh tahun. Sekarang saya lulus dan merasa sedih harus meninggalkan tempat ini," tulis Xiong dalam pesan tersebut.

Luo Na, pemilik rumah makan khas Hakka yang berlokasi di dekat kampus Southern Medical University, mengaku terkejut saat membaca undangan itu. Ia tidak menyangka seorang pelanggan setia akan mengundangnya ke acara wisuda. Luo kemudian membagikan tangkapan layar pesan tersebut ke media sosial.

Bagi Luo, undangan ini terasa istimewa. Ia putus sekolah sejak remaja dan tidak pernah membayangkan akan diundang menghadiri prosesi wisuda seorang mahasiswa. Bersama keluarganya, Luo sudah mengelola rumah makan tersebut selama sekitar 20 tahun.

Xiong pertama kali memesan makanan dari restoran itu melalui layanan pesan antar sekitar tujuh tahun lalu. Sejak saat itu, ia bersama teman-temannya rutin makan di tempat tersebut. Luo mengenal Xiong sebagai pelanggan setia yang selalu datang bersama rombongannya.

Karena rumah makan itu menjadi tempat favorit mereka selama bertahun-tahun, Xiong dan teman-temannya sepakat untuk mengundang pasangan pemilik restoran agar ikut merayakan momen kelulusan. Luo pun menerima undangan tersebut. Ia berencana datang bersama suami dan kedua anaknya sambil membawa buket bunga serta angpau sebagai ucapan selamat.

"Kalian sekarang akan menjadi dokter sungguhan. Saat merawat orang lain, jangan lupa menjaga diri sendiri," pesan Luo kepada Xiong dan teman-temannya. Sementara sang suami, Liao, berpesan, "Sesibuk apa pun nanti bekerja, jangan lupa makan tepat waktu."

Bagi Luo, momen ini menjadi pengalaman paling berkesan selama menjalankan usaha restoran selama dua dekade. "Setelah 20 tahun membuka rumah makan, kebahagiaan terbesar bukanlah soal mendapatkan keuntungan, melainkan dikenang oleh para pelanggan setia seperti ini," ujarnya.

Hubungan antara pemilik restoran dan pelanggan setia kadang melampaui transaksi jual-beli biasa. Dalam kasus ini, tujuh tahun kebersamaan menciptakan ikatan yang cukup kuat sehingga seorang mahasiswa merasa perlu mengundang pemilik restoran ke momen penting dalam hidupnya. Bagi Luo, undangan itu menjadi bukti bahwa usaha kecil yang dijalaninya selama 20 tahun meninggalkan kesan mendalam bagi orang lain.

mahasiswa doktorwisudapelanggan setiarumah makan Hakkaundanganhubungan pelangganGuangdongkenangan

Komentar

Memuat komentar...