Mixue Kini Diterima Sebagai Merek Lokal Indonesia

Sari D. · 4 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Mixue Kini Diterima Sebagai Merek Lokal Indonesia

Gambar atau konten salah?

Gerai Mixue sudah jadi pemandangan biasa di banyak sudut kota besar Indonesia. Merek minuman asal luar negeri ini tidak cuma jualan produk, tapi juga aktif menyesuaikan diri dengan budaya lokal, tradisi keagamaan, dan kebiasaan hidup masyarakat Indonesia.

Setelah bertahun-tahun beroperasi, Mixue perlahan menghilangkan kesan sebagai merek asing. Sekarang, Mixue bahkan sudah jadi bagian dari keseharian dan kehidupan sosial masyarakat setempat.

Dalam hal kepatuhan operasional dan pengembangan produk, Mixue menjadikan standar lokal sebagai prioritas utama. Semua kategori minuman dan bahan pendukung yang dipakai sudah mendapat sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dari pengadaan bahan baku sampai penjualan ke konsumen, setiap proses dijalankan sesuai standar keamanan pangan yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Penerapan standar itu memastikan semua proses dan produk memenuhi regulasi yang berlaku di Indonesia.

Menyesuaikan dengan preferensi masyarakat Indonesia yang umumnya suka rasa manis, Mixue juga menyediakan formulasi produknya. Perusahaan terus mengeksplorasi berbagai bahan yang dekat dengan selera lokal untuk menghadirkan pilihan menu yang lebih relevan bagi konsumen Indonesia. Berkat rasa yang sesuai dengan preferensi masyarakat Indonesia, sejumlah produk unggulan Mixue mendapat respons positif dan populer di kalangan konsumen selama bertahun-tahun.

"Mixue akan terus berkomitmen untuk berkembang secara berkelanjutan di Indonesia dengan berlandaskan fondasi yang telah dibangun selama ini. Dalam menjalankan bisnis, kami selalu mematuhi peraturan yang berlaku, memenuhi standar halal, serta terus melakukan penyesuaian produk agar sesuai dengan selera masyarakat lokal," kata Head of Public Relations, Southeast Asia Region, Alexs B dalam keterangannya, Minggu (05 Juli 2026).

Bagi masyarakat Indonesia, Ramadan dan Idulfitri adalah momen tradisional paling penting dalam setahun. Mixue ikut berpartisipasi aktif dalam perayaan itu dan menghadirkan berbagai kegiatan yang menambah semarak suasana hari raya. Setiap musim perayaan, selain meluncurkan minuman edisi khusus, Mixue juga mengadakan parade kota bertema Snow King (Xue Wang) di sejumlah kota utama seperti Jakarta. Seiring waktu, kegiatan ini jadi salah satu aktivitas yang banyak diminati masyarakat saat merayakan hari raya.

Pada tahun 2025, Mixue juga masuk dalam daftar rekomendasi kuliner Idulfitri yang diperkenalkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Selain ikut dalam perayaan hari besar, Mixue juga aktif mendukung berbagai kegiatan budaya lokal. Perusahaan hadir di tengah masyarakat dalam sejumlah acara budaya khas Indonesia, termasuk festival budaya di Kalimantan dan kompetisi seni lukis batik. Ini bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan tradisi budaya lokal.

"Selain itu, Mixue berkomitmen untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya lokal guna mempererat hubungan dengan masyarakat dan komunitas setempat," kata Alex.

Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, produk Mixue juga sering hadir di berbagai acara seperti pesta pernikahan, pertemuan komunitas, hingga kegiatan sosial di lingkungan sekitar. Kehadiran itu makin mendekatkan merek ini dengan masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan.

Di sisi lain, karakter maskot Snow King yang ikonik dan menggemaskan ikut jadi salah satu faktor yang membuat Mixue sangat populer di kalangan generasi muda Indonesia. Di TikTok, berbagai konten video pendek yang berkaitan dengan Snow King dan Mixue sudah mendapat miliaran kali penayangan. Banyak anak muda secara sukarela membuat, mengedit, dan membagikan konten kreatif mereka sendiri, sehingga melahirkan beragam karya turunan (user-generated content) yang terus bermunculan. Fenomena ini menjadikan Snow King tidak cuma sebagai maskot merek, tapi juga sebagai salah satu simbol budaya populer di kalangan anak muda Indonesia.

Jaringan gerai Mixue yang luas juga memberi dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat Indonesia. Saat ini, lebih dari 1.400 wirausahawan lokal sudah memilih bergabung sebagai mitra waralaba Mixue dan memulai perjalanan bisnis mereka melalui model usaha yang sudah terbukti dan terstandarisasi.

Di bidang ketenagakerjaan, gerai-gerai Mixue di seluruh Indonesia secara langsung menyediakan sekitar 12.800 lapangan pekerjaan. Lebih dari 96% karyawannya merupakan tenaga kerja lokal, sehingga memberi kesempatan kerja yang lebih dekat dan mudah diakses oleh masyarakat di berbagai daerah.

Selain itu, ekosistem rantai pasok lokal yang dibangun Mixue juga menghubungkan berbagai sektor industri pendukung, mulai dari pengolahan bahan baku, logistik jarak jauh, pembangunan dan renovasi gerai, hingga produksi kemasan dan material pendukung lainnya. Kehadiran rantai pasok ini secara tidak langsung menciptakan lebih dari 20.000 peluang kerja tambahan serta mendorong pertumbuhan dan kolaborasi di sepanjang rantai industri terkait.

"Ke depannya, kami juga akan terus mendukung para mitra franchise lokal dalam mengembangkan usaha mereka, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri terkait," ucap Alex.

Dari berbagai wawancara dan pengamatan terhadap konsumen lokal, terlihat bahwa saat ini masyarakat tidak lagi memandang Mixue sebagai sekadar merek asing yang datang dari luar negeri. Selama bertahun-tahun, komitmen perusahaan dalam menghormati budaya lokal, menyesuaikan diri dengan kebiasaan hidup masyarakat, serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan komunitas telah membuat Mixue benar-benar berakar di Indonesia.

Bagi banyak masyarakat, Mixue kini bukan hanya merek minuman, melainkan sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan hadir dalam berbagai momen kebersamaan yang dekat dengan masyarakat Indonesia.

"Kami berharap dapat terus tumbuh bersama Indonesia dalam jangka panjang, menjadi merek minuman yang dipercaya dan dicintai masyarakat, serta melangkah maju bersama para mitra lokal untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi dan sosial Indonesia," pungkasnya.

Dari data yang ada, Mixue berhasil membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat Indonesia melalui berbagai cara. Sertifikasi halal dari MUI dan kepatuhan pada standar BPOM menjadi fondasi kepercayaan konsumen. Sementara itu, partisipasi dalam perayaan keagamaan dan budaya lokal, serta dampak ekonomi melalui ribuan lapangan kerja dan mitra waralaba, menunjukkan bahwa merek ini sudah berhasil berintegrasi ke dalam kehidupan sosial dan ekonomi Indonesia.

Mixueadaptasi lokalsertifikasi halalbudaya Indonesiadampak ekonomiwaralabapartisipasi sosial

Komentar

Memuat komentar...