Malaysia Wajibkan Air Minum Gratis di Restoran

Agus P. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Malaysia Wajibkan Air Minum Gratis di Restoran

Gambar atau konten salah?

Malaysia berencana mewajibkan restoran, kafe, kedai mamak, hingga gerai makanan cepat saji menyediakan air minum putih gratis bagi pelanggan. Kebijakan ini meniru langkah yang sebelumnya diterapkan di Maharashtra, India. Usulan tersebut muncul dari lembaga kajian kesehatan Galen Centre for Health and Social Policy, tepatnya dari CEO mereka, Azrul Khalib. Menurutnya, angka obesitas dan penyakit tidak menular yang meningkat di Malaysia menjadi alasan utama.

Azrul menyampaikan bahwa penyediaan air putih gratis seharusnya diatur melalui peraturan perundang-undangan atau persyaratan perizinan usaha. "Akses terhadap air minum gratis seharusnya tidak bergantung pada kesediaan atau kemampuan pelanggan membeli air kemasan, minuman manis, maupun minuman panas," ujarnya. Ia menegaskan bahwa air putih harus menjadi pilihan yang paling mudah dijangkau dan paling terjangkau bagi masyarakat.

Dalam wawancara yang dilaporkan pada 03 Juli 2026, Azrul menjelaskan bahwa ketika air putih gratis tidak tersedia atau harganya terlalu mahal, banyak pelanggan akhirnya memilih minuman tinggi gula dan kalori. Kondisi ini berisiko bagi kesehatan, terutama pada anak-anak, remaja, keluarga berpenghasilan rendah, dan masyarakat yang sering makan di luar.

Data dari National Health and Morbidity Survey (NHMS) 2023 memperkuat kekhawatiran tersebut. Survei itu mencatat 1 dari 5 orang dewasa di Malaysia tidak mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup setiap hari. Selain itu, satu dari lima orang dewasa hidup dengan diabetes, sementara lebih dari separuh populasi orang dewasa di Malaysia mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Angka-angka ini menunjukkan betapa mendesaknya intervensi kebijakan.

Azrul juga mencontohkan negara-negara yang sudah menerapkan kebijakan serupa, seperti Spanyol, Inggris, beberapa wilayah Australia, dan India. "Mewajibkan penyediaan air minum gratis memang tidak akan langsung menyelesaikan masalah penyakit tidak menular. Namun, ini merupakan langkah dasar yang penting. Kebijakan tersebut memberikan pesan yang jelas bahwa air putih adalah pilihan utama, bukan sekadar pelengkap," katanya.

Ia menambahkan bahwa pelanggan seharusnya tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk memilih minuman yang paling sehat. Karena itu, Galen Centre mendorong berbagai kementerian di Malaysia bekerja sama menyusun regulasi yang mewajibkan penyediaan air minum gratis di seluruh tempat makan berizin.

Usulan ini bukan tanpa tantangan. Beberapa pemilik usaha mungkin keberatan dengan biaya tambahan untuk menyediakan air gratis. Namun, Azrul berpendapat bahwa manfaat kesehatan jangka panjang jauh lebih besar. Air putih yang gratis dan mudah diakses bisa menjadi kebiasaan baru yang menekan konsumsi minuman manis.

Langkah ini sejalan dengan upaya global mengurangi penyakit tidak menular. Negara-negara seperti Inggris telah menerapkan pajak gula pada minuman kemasan, sementara Spanyol mewajibkan restoran menyediakan air keran gratis. Malaysia tampaknya ingin mengikuti jejak tersebut dengan fokus pada akses langsung di tempat makan. Kebijakan ini memang tidak akan mengubah pola konsumsi dalam semalam, tetapi setidaknya memberikan pilihan yang lebih sehat tanpa biaya tambahan bagi pelanggan.

Malaysiaair minum gratisrestoranobesitaspenyakit tidak menularAzrul Khalib

Komentar

Memuat komentar...