Manuskrip Al‑Qur’an 1000 Tahun Dipamerkan di Arab Saudi

Dedi S. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 78 dibaca
Bisik.id
Manuskrip Al‑Qur’an 1000 Tahun Dipamerkan di Arab Saudi

Gambar atau konten salah?

Di Arab Saudi, sebuah manuskrip Al‑Qur’an berusia sekitar seribu tahun dipamerkan di ruang publik. Manuskrip ini dinamai Gharib Al‑Quran dan merupakan karya awal Abu Ubaidah Ma'mar Ibn Al Muthanna.

Berasal dari abad keempat Hijriah, naskah ini terdiri dari 23 lembar berukuran 17 × 22 cm. Tulisannya menggunakan gaya tulisan Andalusia, sementara nama‑nama surah ditulis dengan aksara Kufi, salah satu bentuk kaligrafi Arab paling awal.

Manuskrip ini belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Para peneliti menilai ia memiliki nilai ilmiah yang sangat tinggi, karena menyajikan penjelasan istilah‑istilah kompleks dalam Al‑Qur’an. Karya ini menjadi salah satu upaya awal untuk memudahkan pembaca memahami konteks dan makna ayat‑ayat suci.

Perpustakaan publik Raja Abdulaziz tidak hanya menampilkan manuskrip ini. Koleksi mereka mencakup ratusan naskah langka lainnya, termasuk teks‑teks tafsir, linguistik, dan ilmu Al‑Qur’an dari berbagai periode sejarah.

Koleksi ini mencakup berbagai manuskrip langka tentang tafsir dan linguistik Al‑Qur’an selama berabad‑abad, kata juru bicara perpustakaan.

Secara keseluruhan, terdapat lebih dari 185 manuskrip langka yang berfokus pada penafsiran Al‑Qur’an. Selain itu, ada ratusan teks lain yang membahas tata bahasa, pelafalan, dan makna ayat. Keberadaan manuskrip seperti ini menunjukkan bahwa tradisi keilmuan Islam sudah maju sejak ribuan tahun lalu.

Para ulama tidak hanya menyalin teks; mereka juga mengkaji makna kata‑kata sulit dalam Al‑Qur’an. Dengan demikian, karya Gharib Al‑Quran membantu pembaca memahami konteks dan maknanya secara lebih mendalam.

Pengungkapan manuskrip ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk melestarikan dan membuka akses terhadap warisan budaya Islam. Perpustakaan berupaya menjadikan koleksi langka ini lebih mudah diakses oleh peneliti, sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah Islam kepada publik global.

Manuskrip ini menegaskan bahwa warisan intelektual Islam, meski berusia ribuan tahun, masih relevan dan dapat diakses oleh generasi sekarang. Dengan koleksi yang terus berkembang, Arab Saudi menunjukkan komitmen kuat terhadap pelestarian pengetahuan klasik dan penyebaran nilai-nilai budaya Islam secara internasional.

Manuskrip Al‑Qur’anArab SaudiGharib Al‑Qur’anKuficPerpustakaan Raja Abdulaziztafsirlinguistikwarisan budaya Islam

Komentar

Memuat komentar...