Martin Akui Belum Nyaman, Tapi Puncaki Klasemen

Dewi M. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Martin Akui Belum Nyaman, Tapi Puncaki Klasemen

Gambar atau konten salah?

Jorge Martin, pembalap asal Spanyol yang kini memimpin klasemen MotoGP 2026, mengakui bahwa dirinya belum sepenuhnya nyaman dengan motor Aprilia RS-GP. Meski begitu, ia optimistis bisa terus meningkatkan performanya saat berlaga di MotoGP Jerman akhir pekan ini.

Martin datang ke Sirkuit Sachsenring dengan modal percaya diri yang cukup tinggi. Ia berhasil finis di posisi ketiga pada seri sebelumnya di Assen, yang sekaligus mengantarkannya ke puncak klasemen sementara. Namun, di balik hasil tersebut, Martin merasa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Kami datang ke Grand Prix ini dalam situasi yang baik. Selain itu, saya juga sangat menyukai Sachsenring," kata Martin, dikutip dari Crash.net. "Kami masih memiliki ruang untuk berkembang, tetapi saya yakin dalam waktu dekat kami bisa mencapai performa 100 persen berkat kerja keras Aprilia dan seluruh tim."

Proses adaptasi Martin dengan motor Aprilia RS-GP memang belum tuntas. Ia mengakui masih ada potensi besar yang bisa digali jika ia semakin memahami karakter motor tersebut. Karena itu, MotoGP Jerman akan menjadi ajang penting untuk terus mengasah kemampuannya sebelum memasuki paruh kedua musim.

"Target utama kami adalah memasuki paruh kedua musim dengan perasaan positif dan keyakinan bahwa kami telah memberikan kemampuan terbaik hingga akhir," ujar Martin.

MotoGP Jerman merupakan seri terakhir sebelum jeda musim panas. Hasil di Sachsenring akan sangat menentukan arah persaingan gelar juara dunia sebelum para pembalap memasuki paruh kedua musim 2026.

Martin sendiri bukanlah wajah baru di sirkuit ini. Pada tahun 2023, ia meraih kemenangan ganda bersama Pramac Ducati. Setahun kemudian, pada 2024, ia memenangkan sprint race di tempat yang sama.

Meski memimpin klasemen, Martin sadar bahwa perjalanan masih panjang. Ia belum menyatu penuh dengan motornya, tapi yakin bahwa kerja keras tim akan membawanya ke performa puncak. Sachsenring bisa menjadi batu loncatan — atau justru ujian sesungguhnya — sebelum musim memasuki babak krusial.

Jorge MartinAprilia RS-GPMotoGP JermanSachsenringadaptasi motorklasemen MotoGP 2026performa

Komentar

Memuat komentar...