Masa Depan Retail: Bangun Ekosistem, Bukan Hanya Toko

Wati N. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 27 dibaca
Bisik.id
Masa Depan Retail: Bangun Ekosistem, Bukan Hanya Toko

Gambar atau konten salah?

Industri ritel global sedang mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan teknologi digital, perubahan perilaku pembeli, dan persaingan antar merek memaksa model ritel tradisional untuk beradaptasi.

Founder & CEO Doran Group, Jhonny Thio Doran, berpendapat bahwa masa depan ritel tidak lagi diukur dari banyaknya toko fisik yang dimiliki perusahaan. Faktor yang lebih krusial adalah kemampuan membangun sebuah ekosistem yang terhubung erat dengan konsumen.

"Ritel bukan lagi sekadar membuka gerai baru. Ritel masa depan adalah tentang menyatukan produk, distribusi, teknologi, dan komunitas dalam satu pengalaman terintegrasi," kata Jhonny, dalam keterangan yang diterima pada Jumat (13/03/2026).

Perusahaan yang berbasis di Surabaya ini mengelola lebih dari 150 gerai ritel di berbagai kota di Indonesia. Selain itu, kegiatan bisnis mereka didukung oleh jaringan distribusi nasional, kanal penjualan digital, serta pengembangan merek teknologi lokal.

Salah satu merek yang dikembangkan adalah Jete. Merek ini menawarkan beragam produk teknologi untuk konsumen, mulai dari perangkat yang dapat dikenakan (*wearable device*), perangkat audio, sistem rumah pintar (*smart home*), hingga aksesori gawai.

Meskipun memiliki jaringan toko yang luas, Jhonny melihat fungsi toko fisik telah bergeser dari model konvensional. Toko kini berfungsi sebagai experience center. Tempat ini menjadi lokasi di mana konsumen dapat mencoba produk, merasakan nilai merek, dan berinteraksi dengan komunitas yang memiliki minat serupa.

"Konsumen datang ke toko tidak hanya untuk membeli barang. Mereka datang untuk merasakan merek, mencoba teknologi, dan bertemu komunitas dengan minat yang sama," jelasnya.

Untuk memperkuat ikatan dengan pembeli, perusahaan secara aktif mengadakan kegiatan komunitas. Contohnya adalah acara olahraga Jete Run yang diikuti oleh ribuan peserta setiap tahunnya.

"Merek yang kuat bukan hanya yang sering muncul di iklan. Merek yang kuat mampu hadir dalam keseharian konsumen," ujar Jhonny.

Di tengah ketatnya persaingan internasional, Jhonny melihat adanya peluang besar bagi merek lokal Indonesia untuk berekspansi. Ia menilai bahwa ukuran pasar domestik yang besar dan peningkatan kemampuan inovasi memberikan kesempatan bagi merek lokal untuk tidak hanya menguasai pasar dalam negeri, tetapi juga merambah pasar internasional.

"Indonesia adalah pasar yang sangat besar. Jika merek lokal mampu membangun ekosistem yang kokoh dan berkelanjutan, kita bisa bersaing di skala global," ucapnya.

Seiring pertumbuhan bisnis, Doran Group juga terus memperkuat tata kelola perusahaan, sistem digital, dan pengembangan merek Jete sebagai bagian dari strategi jangka panjang mereka. Langkah ini juga merupakan bagian dari transformasi perusahaan menuju skala bisnis yang lebih besar, termasuk kemungkinan untuk melantai di bursa saham di masa depan.

Jhonny menegaskan bahwa perusahaan yang mampu membangun hubungan jangka panjang dengan konsumenlah yang akan menentukan masa depan ritel.

Ritel ke depan bukan hanya tentang transaksi produk. Ritel masa depan adalah tentang membangun hubungan berkelanjutan antara merek dan komunitasnya.


Ringkasan:

Doran Group, melalui Jhonny Thio Doran, menyatakan bahwa masa depan ritel bergantung pada kemampuan membangun ekosistem terintegrasi yang menghubungkan produk, distribusi, teknologi, dan komunitas, bukan semata-mata jumlah toko. Toko fisik kini bertindak sebagai experience center untuk interaksi dan uji coba produk, seperti yang dilakukan merek teknologi lokal mereka, Jete. Perusahaan juga berfokus pada pembangunan komunitas, seperti melalui acara Jete Run. Jhonny optimis merek lokal Indonesia memiliki potensi besar menembus pasar global jika mampu membangun ekosistem yang kuat. Doran Group sedang memperkuat struktur internal dan digitalisasi sebagai persiapan untuk pertumbuhan skala besar, termasuk potensi penawaran saham publik di kemudian hari.

Industri retailEkosistem retailTransformasi digitalPerilaku konsumenExperience centerBrand lokalJaringan distribusi

Komentar

Memuat komentar...