Masjid Agung Bandung Masuk Pasar Modal

Wahyu T. · 1 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Masjid Agung Bandung Masuk Pasar Modal

Gambar atau konten salah?

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, punya rencana baru untuk dua masjid besar di kota itu. Ia ingin Masjid Agung Bandung dan Masjid Agung Al-Ukhuwwah masuk ke dalam sistem pasar modal Indonesia. Caranya lewat pengelolaan wakaf yang menghasilkan keuntungan alias wakaf produktif.

Rencananya, pengelola wakaf atau nazhir masjid akan bekerja sama dengan manajer investasi. Mereka akan membawa dana wakaf ke mekanisme bursa efek. Uang wakaf ini kemudian dikelola lewat perdagangan saham atau instrumen pasar modal lainnya. Tujuannya jelas: mendapat manfaat ekonomi dari dana umat yang dikumpulkan.

"Dua Masjid Agung di Bandung, satu Masjid Agung Al-Ukhuwwah, satu lagi Masjid Agung Alun-Alun Bandung, begitu. Tapi kita belajar dulu, harusnya bisa sih," kata Farhan kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026.

wakaf produktifmasjid agungpasar modalbursa efekinvestasi sahammanajer investasidana wakaf

Komentar

Memuat komentar...