Mayat Anak 11 Tahun Ditemukan di Jalan Lampung Selatan

Lia N. · 1 min baca · 11 hari lalu · 51 dibaca
Bisik.id
Mayat Anak 11 Tahun Ditemukan di Jalan Lampung Selatan

Gambar atau konten salah?

Di Desa Tritunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, seorang warga menemukan mayat seorang anak perempuan. Mayat itu terbungkus kain putih dan ditempatkan di atas kardus, lalu diletakkan di pinggir jalan pada 22 Mei 2026 malam. Rupa‑rupa tubuhnya menunjukkan kondisi memprihatinkan, dan di dekatnya ditemukan secerik kertas berisi pesan.

Pesan tersebut ditulis oleh orang tua korban. Mereka meminta masyarakat untuk membantu memakamkan anak mereka dengan layak. Dalam surat itu, orang tua menulis: “Assalamualaikum, bagi yang menemui mayat anak saya, ia meninggal karena penyakit diabetes. Kami sebagai orang tua tidak bisa memakamkannya secara layak karena kami baru 3 hari berada di Kota Lampung dan terlunta‑lunta tanpa tempat tinggal karena telah ditipu oleh seseorang,”

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan visum. Setelah proses tersebut selesai, masyarakat setempat mengadakan pemakaman. Kapolsek Katibung, Iptu Dita Hidayatullah, mengungkapkan: “Alhamdulillah sudah dimakamkan kemarin (Jumat) sore oleh masyarakat yang sangat amat peduli atas kondisinya. Sebelumnya kami bawa untuk dilakukan visum di RS Bhayangkara,” pada 23 Mei 2026.

Dita juga menyatakan bahwa upaya pencarian orang tua jenazah masih terus berlanjut. Ia menambahkan: “Kami masih terus berupaya mencari orang tuanya. Untuk jenazah sendiri tidak ditemukan adanya kekerasan namun memang kondisi memprihatinkan, untuk kelamin wanita, usia kami perkirakan 11 tahun.”

Kasus ini menyoroti betapa rentannya keluarga migran yang baru tiba di kota. Keterbatasan tempat tinggal, penipuan, dan kurangnya akses ke layanan kesehatan dapat berujung pada tragedi yang tak terelakkan. Masyarakat, bersama kepolisian, berusaha menuntaskan proses pemakaman dan mencari keluarga korban.

mayat anak perempuandiabetespenipuanmigranpemakamanvisumPolda Lampung

Komentar

Memuat komentar...