MBG Tingkatkan Kehadiran Siswa dan Kurangi Stunting

Dwi H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 71 dibaca
Bisik.id
MBG Tingkatkan Kehadiran Siswa dan Kurangi Stunting

Gambar atau konten salah?

Di Palembang, Sumsel, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah memunculkan perubahan positif di kalangan siswa. Sejak peluncuran pada 6 January 2025, guru dan staf sekolah melaporkan peningkatan kehadiran yang signifikan.

Para guru mengamati bahwa siswa yang menerima makanan bergizi lebih rajin datang ke kelas. Mereka menunjukkan semangat belajar yang lebih tinggi dan pola kehadiran yang lebih teratur.

"Manfaat nyata MBG bagi anak-anak yakni mereka rajin ke sekolah dan itu mulai terasa saat ini. Anak-anak yang menjadi penerima manfaat menunjukkan perubahan positif, mulai dari meningkatnya semangat belajar hingga kehadiran yang lebih rutin di sekolah,"

Pada 20 April 2026, Tri Yulia menyampaikan pandangannya di depan sekolah.

Para orang tua tidak hanya menyambut program ini, mereka juga merespons dengan antusias. Banyak yang menganggapnya sebagai solusi sederhana untuk masalah sarapan anak.

Salah satu manfaat tambahan dari MBG adalah penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Dapur MBG membuka peluang bagi warga yang sebelumnya menganggur.

"Masyarakat sekitar yang menganggur kini dapat bekerja di setiap SPPG. Program ini ikut membantu persoalan tersebut,"

Tri Yulia berharap program ini tidak hanya menjadi gerakan sementara, melainkan menjadi solusi berkelanjutan untuk memperbaiki kualitas generasi muda di Sumsel.

"Harapan kami sederhana, program ini bisa terus berjalan dan memberi dampak nyata, agar anak-anak kita tumbuh sehat dan punya masa depan yang lebih baik,"

Selain distribusi makanan, program menekankan pada kualitas dan keamanan. Setiap relawan harus terlatih dalam penanganan makanan, higienitas, dan standar halal.

"Dengan bekal itu, dapur MBG tidak sekadar memasak, tetapi juga mampu menjaga standar kesehatan agar makanan yang disajikan tetap steril hingga sampai ke tangan penerima manfaat,"

Program MBG, yang resmi dimulai pada 6 January 2025, juga bertujuan menurunkan angka stunting di Sumsel. Hal ini menjadi motivasi pendirian yayasan yang bermitra dengan BGN.

"Menurutnya, program MBG yang resmi dimulai sejak 6 Januari 2025 juga diharapkan dapat menurunkan angka stunting di Sumsel. Hal itu juga yang memotivasi pendirian yayasannya yang bermitra dengan BGN."

"Kami ingin meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekaligus menurunkan angka stunting di Sumsel. Cukup banyak tantangan di lapangan, dan yang paling sulit adalah bagaimana masyarakat bisa menerima dan mau bekerja sama dengan program ini,"

Rodiah, seorang orang tua di sekolah dasar Palembang, mengungkapkan dampak positif program MBG pada anaknya. Ia mengatakan anaknya menjadi lebih rajin datang ke sekolah.

"Anak saya ini sejak ada MBG, minta datang ke sekolah selalu cepat (datang lebih awal) karena penasaran dengan menu MBG yang dibagikan,"

"Sangat bermanfaat sekali ya, apalagi bagi saya yang juga bekerja terkadang harus buru-buru untuk membuat sarapan anak. Menunya juga bergizi,"

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Palembang menunjukkan peningkatan kehadiran siswa, dukungan orang tua, penciptaan lapangan kerja, dan potensi penurunan stunting. Dengan pelatihan relawan dan standar halal, program ini berupaya menjaga kualitas makanan sambil memperkuat kesehatan anak. Keberlanjutan menjadi fokus utama, menandai langkah kecil namun penting menuju generasi yang lebih sehat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)kehadiran siswapenurunan stuntinglapangan kerjakualitas gizikeberlanjutanPalembang

Komentar

Memuat komentar...